Kamis, 07 Oktober 2010

KETIKA MENCINTAI TIDAK BISA MENIKAHI..♥♥♥♥


Saudaraku..


Ketika kita sudah menyempurnakan Ikhtiar..

Dengan Niat menjaga kesucian diri dari dosa Menjaga kesucian pandangan..

Bahkan sampai dengan proses Ta’aruf yang Terjaga..

Ketika kita juga sudah berdoa setiap hari..

Sholat Istikharah sampai meneteskan airmata bercucuran..

Dan sepertinya Dialah yang terbaik buat kita..

Dialah yang akan menjadi pendamping hidup kita..


Namun..

Ternyata dirinya tidak bersedia menerima kita..

Ternyata dirinya menolak cinta kita..

Oh My God.:( Dunia sepertinya mau Kiamat..

Hati teriris-iris..diri jadi melankolis..^^


Saudaraku.. Memang Alangkah bahagianya jika cinta yang hendak kita bingkai dalam nuansa indah PERNIKAHAN, mendapatkan Sapaan lembut.. Sambutan hangat serta Sunggingan senyum dari dia yg kita dambakan. Namun betapa nestapanya ketika CINTA TULUS yang kita ungkapkan.. ternyata harus BERTEPUK SEBELAH TANGAN.. Cinta Memang Tak Harus Memiliki.. Mungkin kita sering mendengar ungkapan itu.. Mudah diucapkan.. Tapi kenyataannya.. Sulit dilaksanakan..


Saudaraku.. Janganlah bersedih Yakinilah bahwasanya kegagalan cinta yang kita alami.

Tertolaknya cinta yang kita ajukan..

Sudah dirancang,dan ditulis sedemikian rupa oleh Allah..

Semuanya ada hikmahnya saudaraku..

Saudaraku.. Yakinlah bahwa Allah pasti akan memilihkan yang terbaik buat kita.

Jika kita ditolak saat ini.. Berarti Allah sudah menyiapkan buat kita yang lebih baik..

Dari yang Sekarang Menolak kita..

Saudaraku.. Janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah..

Allah ingin menguji kita ,seberapa besar kita terhadap komitmen pernikahan..

Allah ingin lebih mendewasakan kita dan memantapkan kepribadian kita dalam menghadapi kegagalan..

Saudaraku.. Kita mungkin kecewa,frustasi,trauma,sedih serta kehilangan semangat..

Tapi jangan sampai Rasa SEDIHMU itu..memakan hari-harimu..

Ketika engkau terlalu larut dalam kesedihan.

Maka dirimu akan menjadi lemah..

Ya..lemah dalam beribadah..malas dalam bekerja..

Menggiringmu untuk berburuk sangka terhadap Allah..

Dan Syetan akan menggunakan perangkapnya untuk menipumu..

Sehingga gaya hidup kamu bisa menjadi bebas..tak ada aturan

Saudaraku.. Dijamin hari-harimu TIDAK AKAN BAHAGIA..

selama engkau LARUT DALAM KESEDIHAN..


Dunia tak selebar daun kelor..(kata orang dulu^^) Apa kamu tak tahu bahwa dunia ini begitu luas..

Bertebaranlah dibumi Allah yang Luas..

Jodohmu bisa saja ada diseberang Pulau.. Dilain Kota..dilain Provinsi.. tapi bisa juga dekat Rumahmu..

Carilah dengan Jalan yang diridhoi oleh-Nya


Seperti kata Imam Hasan Al Banna “Mimpimu hari ini adalah kenyataan esok hari,Kenyataan hari ini adalah mimpimu hari kemarin” Raihlah mimpimu ..


Yakinlah Saudaraku Harapan itu Masih Ada Carilah Gantinya dengan menjaga Niat Saudaraku..


Carilah seseorang yang bisa melabuhkan cintanya kepada Allah Agar bertambah kekuatan cintamu kepada Allah..

Agar bertambah imanmu ,ketika engkau bersamanya..

Bukan hanya sekedar Melampiaskan Kekecewaan atau Nafsu belaka..

Karena dengan Niat yang Lurus mencari Ridho Allah. insya Allah akan membawa keberkahan..

Saudaraku.. Sambil kita mencari..

Jangan lupa memperbaiki diri..

Perbaiki kekurangan kita dalam segala hal..


Siapkan dari sisi ruhiyah kita,sisi ekonomi kita,kematangan kita,keilmuan kita Kalau kita ingin mendapat pasangan yang berkualitas bagus.. Tentunya kita harus berkualitas bagus juga. “Wanita yang baik-baik..untuk Lelaki yang baik-baik..” begitulah Allah berfirman dalam Surat An-Nuur:26


Saudaraku.. Cobalah hadapi dengan tersenyum..^^

Ya..Karena senyuman menghilangkan tegangnya pikiran..

Senyuman itu menggerakkan 17 otot wajah..

Sementara cemberut atau marah membutuhkan tarikan 32 otot wajah(kata seorang dokter)


Tersenyumlah Saudaraku..

Karena senyuman membuat peredaran darah menjadi lebih baik

Karena senyuman membuat hati menjadi lebih ceria..

Karena senyuman warisan Rasulullah.

Karena senyuman adalah sedekah..

Saudaraku.. Jika kita sudah menyikapi kegagalan dengan bijaksana.

Buatlah suatu prestasi indah yang dikenang sejarah Buatlah dirimu bermanfaat juga buat orang lain..

Buktikanlah.. Bahwa kegagalanmu..malah membuatmu menjadi cambuk..

Cambuk yang akan melejitkan potensi dalam diri..

Membangunkan kita dari tidur lelap. Membukakan mata hati kita..

Agar lebih arif dan bijak memandang kehidupan.


TETAPLAH SEMANGAT..YAKINLAH SAUDARAKU..HARAPAN ITU MASIH ADA^^


Ibnu AlJauzy:”Jika anda tidak mampu menangkap hikmah,bukan karena hikmah itu tidak ada,namun semua itu diakibatkan kelemahan daya ingat anda sendiri,Anda kemudian harus tahu bahwa para Rajapun memiliki rahasia yang tidak diketahui setiap orang,Bagaimana mungkin anda dengan segala kelemahan ada akan mengungkap seluruh hikmahnya?”


“Ya Allah,Berilah kami kekuatan dalam menjalani lika-liku kehidupan ini.Limpahkan belas kasih sayang-Mu kepada kami,sehingga kami bisa mengambil hikmah dalam setiap kejadian yang selalu membawa kebaikan buat kami..”Amiinnn..

Sabtu, 20 Februari 2010

Pintu ini adalah kita sendiri yang membukanya


Hidup ini punya banyak pintu, entah ada atau tanpa kunci.
Entah itu terbuka ataupun tertutup.
Semua mesti dicoba pakai tangan untuk membukanya.

Meskipun setelah itu ternyata pintu terkunci,
Tentunya kita pasti akan mencoba membuka pintu belakang ataupun pintu samping.
Kalaupun ternyata semua pintu terkunci, masih ada jendela, kan?

Dan kalaupum jendela juga telah terkunci,
maka boleh dong, buatmu berbalik sebentar sekedar jalan satu putaran.

ngapain juga nunggu bengong depan pintu?

Ada dua orang saudara tinggal satu rumah di kontrakan mereka.
Selama setahun ini, tiap pagi keduanya berangkat bersama ke kantor.
Karena kakaknya pulang kerja lebih awal maka,
sebagai adik dia tak pernah khawatir tentang bagaimana membuka pintu rumah kala pulang.
Sehingga dia merasa tak perlu mengantongi kunci.

Satu hari karena ada satu kebetulan,
sang adik pulang lebih dulu dari biasanya.
sesampai di rumah dia hanya duduk depan pintu sambil sesekali menatap gang menunggu kakaknya pulang membawa kunci.
tapi lama ditunggu, ditunggu dan tunggu,
berjam-jam kemudian kakaknya baru pulang.

Melihat adiknya lesu menunggu di depan pintu kakaknya dengan heran bertanya,

" Ngapain kamu duduk disini?"

Adiknya menjawab, " Aku nggak bawa kunci."

kakaknya hanya tersenyum tanpa bicara lagi,
dengan ringannya dia sentuh daun pintu,
kemudian... terbukalah pintunya.

Ternyata selama ini pintunya tak terkunci.

Sang Adik berdiri di depan pintu
karena hanya mencoba menyentuh daun pintu saja tak dia lakukan.

========================================================================

Cerita ini, menerangkan pada kita bahwa di dunia ini ga ada yang namanya masalah yang tak bisa diselsesaikan.

Semua hanya karena kita sering "tak ingin ' menyelesaikannya, tak ingin mencoba, enggan bertanya, enggan bergerak, sehingga masalah tak juga selesai.

Pintu kehidupan kita, adalah kita sendiri yang membukanya.

Untuk apa bengong, menunggu orang lain membukakan?

Dan kamu, masihkah kamu bingung dengan masalahmu?

Tak kah kau mencoba menanyakannya pada orang lain atau malah hanya lari dari masalah itu sehingga merebut semua harimu yang sebenarnya ada atau tanpa masalah hari ini akan tetap berlalu juga.

My Dear Friend, Hidup tanpa masalah itu bukan kehidupan.
Tapi, adalah tugas kita mengendalikannya bukan malah kita yang dikendalikan oleh masalah itu tadi.

Semangat ya?

"sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan." ( QS : Al-insyirah; 6)

Kamis, 11 Februari 2010

"SMS" Dari Umar Bin Khattab

Belajar dari sebuah kisah yuuuk, semoga bermanfaat.


"SMS" Dari Umar Bin Khattab

SMS dari isterinya pagi itu membuatnya gundah, kecewa dan marah. Meskipun singkat, tetapi kekuatan kalimatnya melahirkan makna menggunung. Isinya menusuk ke jantung dan pilihan katanya tajam. Hatinya membatin. Sebuah ”sarapan pagi” yang lain dari biasanya.

Tak ada teh hangat atau susu dan roti. Tak ada salam dan kecupan sayang sebelum berangkat. Dan tak ada senyuman mengiringi keberangkatan kerjanya. Sarapan pagi yang tanpa gizi fikirnya.

Bulan-bulan terakhir di akhir tahun 2009 dirasakannya sebagai masa yang penuh konflik batin. Intensitas beragamanya diakui hampir menyentuh titik terendah. Dalam sebulan, hampir ada satu atau dua shalat wajib yang bolong. Tahajjudnya menjadi begitu langka, kecuali Dhuha yang tetap rutin didirikan. Disadarinya belakangan bahwa ia begitu lalai merajut tali kasih dengan Rabbnya. Batinnya merasakan kehampaan dan hilang kelezatan dalam beribadah.

Kebugaran fisiknya juga sering kacau. Dalam sebulan satu atau dua kali harus ke dokter. Begitu juga dengan buah hatinya. Hingga dirasakan ongkos berobat menjadi tidak karuan dan di luar perkiraan.

Ada sesuatu yang hilang dari harapannya. Harapan yang dibangun sejak sebelum berumah tangga. Ada banyak sisi-sisi kelemahan dirinya yang belum dapat terisi oleh kehadiran isteri dan anak-anaknya. Sehingga ia sering bertanya, bagaimana memulai membangun harapan itu lagi?

Meskipun begitu, selalu saja hatinya menyalahkan dirinya sendiri. Bukan isteri dan bukan pula anak-anaknya. Sebuah kesadaran yang menurutnya lebih bijak, bahwa menyalahkan orang lain hanya akan semakin membuat mata tertutup atas kelemahan diri sendiri.

Tapi SMS itu seperti petir yang menyambar daun telinganya. Kesadarannya dibangunkan terlalu keras sehingga telinganya pekak dan hatinya terperanjat. Sejujurnya diakui bahwa pesan itu tidak seluruhnya salah. Tetapi, hatinya membatin apakah wanita yang dinikahi sepuluh tahun lalu itu sudah begitu sempurnanya mendampingi dirinya? Ada titik bening di sudut matanya mengulangi SMS itu dibaca.

Mulailah hatinya terpancing. Diambilnya pensil dan kertas kosong. Dituangkannya kejelekkan isterinya selama ini. Dari yang terkecil dan sepele hingga yang menurutnya keterlaluan. Sejak mula dia hidup bersama sampai hari saat SMS itu diterimanya. Ia ingin membalas dengan sesuatu yang setimpal, bahwa ia tidak sendirian. Bahwa ia juga pantas menyalahkan hal buruk isterinya.

Tapi sisi lain dari hatinya bicara. Apa pantas menimpali kekacauan dengan kekacauan?

Ia menangis bisu dalam do’a batinnya, ” Ya Rabb, ... ampun sejadi-jadinya atas nama kasih-Mu. Beri hamba kekuatan untuk menelan pahitnya cobaan ini. Dampingi hamba dalam kesulitan menginjak duri yang berserak di atas jalan rumah tanggaku. Antarkan hamba ke pintu tujuan perkawinan seperti syariatmu... .”.

Marah, kecewa dan putus asanya mencair. Kisah Umar bin Khattab yang pernah dibacanya memadamkan “api” yang menggelegak dalam hatinya. Bahkan sesungguhnya ia malu tanpa sisa andaikan ia dapat bertemu muka dengan sahabat Rasulullsh yang terkenal sangat tegas itu.


Dikisahkan bahwa seorang dari pedalaman Arab datang ingin menghadap Umar bin Khattab. Orang itu berharap Umar akan memberikan nasehat dan jalan keluar atas persoalan rumah tangga yang tengah dihadapinya. Ia membawa segudang pengaduan atas perilaku isterinya.

Berharap pula Umar sebagai khalifah mau memberi pelajaran kepada isterinya yang dinilainya sudah sangat keterlaluan. Sebagai suami ia merasa sudah tidak punya harga diri. Selalu saja menjadi objek omelan dan tajamnya lidah sang isteri.

Hingga sampai di muka pintu rumah khalifah Umar, pria itu ragu berdiri di depan pintu menunggu Umar keluar sebab ia mendengar istri Umar bersuara keras pada suaminya dan membantahnya sedangkan Umar diam tidak membalas ucapan istrinya.

Pria itu lalu berbalik hendak pergi, sambil berkata, "Jika begini keadaan Umar dengan sifat keras dan tegasnya dan ia seorang amirul mukminin, maka bagaimana dengan keadaanku ?".

Umar keluar dan ia melihat orang itu hendak berbalik dan pergi dari pintu rumahnya seraya memanggil pria itu dan berkata, "Apa keperluanmu wahai pria?"

"Wahai Amirul Mukminin, semula aku datang hendak mengadukan kejelekan akhlak istriku dan sikapnya yang membantahku. Lalu aku mendengar istrimu berbuat demikian, maka aku pun kembali sambil berkata, "Jika demikian keadaan amirul mukminin bersama istrinya, maka bagaimana dengan keadaanku ?"

Mendengar keluhan pria itu atas dirinya dan apa yang dialaminya sendiri, Umar berkata, "Wahai saudaraku. Sesungguhnya aku bersabar atas sikapnya itu karena hak-haknya padaku.

Dia yang memasakkan makananku, yang membuatkan rotiku, yang mencucikan pakaianku, yang menyusui anak-anaku dan hatiku tenang dengannya dari perkara yang haram. Karena itu aku bersabar atas sikapnya".

Jawaban Umar membuat pria tercenung kemudian berkata : "Wahai Amirul Mukminin, demikian pula istriku".

”Karena itu, Bersabarlah atas sikapnya wahai saudaraku ..."

Gagahnya Umar tiada yang menyangkal, demikian pula ketegasannya dalam bersikap. Tapi kisah sikap Umar terhadap wanita isteri yang dibacanya membuatnya seperti laki-laki yang belum mengenal pasangan hidup bahkan dirinya sendiri.

Kini malunya bertambah besar. Bahkan mungkin ia tak punya ”muka” lagi apabila SMS itu diforward kepada sahabat Nabi itu. Kesadarannya kembali ke titik normal. Bahkan SMS itu bukan lagi dianggapnya sebagai duri dalam kasih sayang dalam rumah tangganya.

Hatinya girang dan berujar ” Terima kasih wahai Umar”.

Wahai suami yang penyayang..

Ketahuilah, tinggalnya seorang istri di rumah tidak memberikan kesempatan untuk beristirahat dan menikmati ketenangan, karena di sisinya ada anak-anak yang harus diasuhnya dan dididiknya agar mereka tumbuh dengan baik. Semua itu membutuhkan kesungguhan diri, hati dan jasmani darinya yang lebih besar dari kesungguhan yang harus anda curahkan di kantormu atau di ladang kerjamu. Andai anda bergantian tugas dengannya, anda tidak akan mampu mengembannya walau hanya sesaat di siang hari.

Jakarta , Januari 2009

Oleh Abdul Mutaqi

Anak - anak Belajar dari Lingkungannya


Jika anak tumbuh di lingkungan yang sering mengkritik, Ia belajar untuk menyalahkan

Jika anak tumbuh di lingkungan yang penuh kekerasan, Ia belajar untuk berkelahi

Jika anak tumbuh dilingkungan yang sering menakut-nakuti. Ia belajar untuk mudah khawatir

Jika anak tumbuh dilingkungan yang penuh kesedihan, Ia belajar untuk mengasihani diri

Jika anak tumbuh dilingkungan yang sering mempermalukan, Ia belajar menjadi pemalu

Jika anak tumbuh dilingkungan yang penuh kecemburuan. Ia belajar untuk mendendam

Jika anak tumbuh di lingkungan yang sering menyalahkan. Ia dihantui rasa bersalah

Jika anak tumbuh di lingkungan yang memberi semangat. Ia belajar untuk percaya diri

Jika anak tumbuh di lingkungan yang penuh toleransi, Ia belajar untuk bersabar

Jika anak tumbuh di lingkungan yang memberi pujian, Ia belajar untuk menghargai

Jika anak tumbuh di lingkungan yang menerimanya apa adanya. Ia belajar untuk mencintai

Jika anak tumbuh di lingkungan yang memberi dukungan, Ia belajar untuk menyenangi dirinya

Jika anak tumbuh di lingkungan yang memberi penghargaan, Ia belajar untuk memiliki tujuan dan cita-cita

Jika anak tumbuh di lingkungan yang menjunjung tinggi kejujuran. Ia belajar mencintai kebenaran

Jika anak tumbuh di lingkungan yang menghargai keadilan, ia belajar untuk bersikap adil

Jika anak tumbuh di lingkungan yang baik hati dan penuh tenggang rasa, Ia belajar menghormati

Jika anak tumbuh dilingkungan yang penuh rasa aman, ia belajar untuk memiliki keyakinan dan berbaik sangka

Jika anak tumbuh dilingkungan yang bersahabat, Ia belajar untuk merasa bahwa dunia ini indah dan hidup ini begitu berharga....


Dorothy Law Nolte, Ph.D


Bagaimana dengan Putra Putri Anda ?

Rabu, 20 Januari 2010

Persahabatan itu ..........

10 K dalam PERSAHABATAN

* KECINTAAN merupakan elemen yang paling penting sekali dalam sebuah persahabatan. Ikatan sebuah persahabatan akan mudah rapuh jika tidak adanya kecintaan antara dua insan yang disandarkan kepada Si Pemilik cinta itu sendiri. Sebab itu, kadang-kadang perlunya kita mengatakan rasa cinta kita terhadap sahabat kita'

* KASIH SAYANG lebih kurang sama saja maksudnya dengan kecintaan. Namun, setelah kita mencintai sahabat kita, perlunya kita curahkan segala kasih sayang kita terhadap mereka. Tetapi, kadangkala kasih sayang tidak perlu dipamerkan secara luaran. Cukuplah sekadar kita mendoakan untuk sahabat-sahabat kita, insyaAllah, itu sudah cukup membuktikan betapa sayangnya kita terhadap mereka.

* KEIKHLASAN dapat menjamin sebuah persahabatan mendapat keberkatan dan rahmat dari Illahi. Tidak ikhlas ketika bersahabat dengan seseorang akan mengundang permusuhan antara sahabat. Bersahabatlah dengan seseorang karena keluhuran hati budinya, bukan karena rupa, pangkat atau harta yang dimilikinya.

* KESETIAAN terhadap seseorang sahabat mampu memanjangkan tali persahabatan walaupun jarang bertemu. Apabila kita baik terhadap mereka , kita akan diingat oleh mereka sampai akhir hayat mereka, karena dikala susah atau senang, kita setia berada di sisinya memberi dukungan, insyaAllah.

* KEBERANIAN dalam berkata benar. Dalam persahabatan juga, kita hendaklah berani apabila ingin mengatakan sesuatu. Lebih-lebih lagi jika kita telah melakukan sesuatu yang menyakiti hatinya, kita berani mengaku padanya atas kekilafan yang dilakukan. Selain itu, berani juga dalam menasihati sahabat kita. karena sebagai sahabat, kita mesti mau yang terbaik untuk mereka kan?

* KEJUJURAN juga perlu dalam persahabatan. Jangan sesekali menipu atau menyembunyikan apa-apa tanpa sepengetahuan sahabat kita. Mereka juga perlu tahu apa yang kita lalukan dalam kehidupan kita. Jangan berahasia, melainkan pada perkara yang benar-benar perlu dirahasiakan (hehehe).

* KEMAAFAN. Sekiranya sahabat kita pernah melakukan sedikit kekilafan, bersedialah untuk memaafkannya, sebesar mapapun kesalahan mereka terhadap kita karena sahabat yang baik adalah sahabat yang bersedia untuk memaafkan sahabatnya. Jika kita yang salah, janganlah malu untuk meminta maaf kepada mereka karena orang yang terlebih dulu meminta maaf adalah orang yang hebat.

* KESEDIHAN. Apabila kita sadar bahwa sahabat kita sedang bersedih, maka, rasakan kesedihan bersama-sama dengan mereka. Tawarkanlah bahu kita untuk dijadikan tadahan air mata mereka. Karena tidak ada yang akan mereka cari selain kita sahabat mereka.

* KEGEMBIRAAN. Begitu juga dengan kegembiraan. Jika kita gembira, maka marilah berbagi kegembiraan itu bersama sahabat-sahabat tercinta. Tidak inginkah kita bergelak tawa dengan mereka? Tidak inginkah kita melihat ukiran-ukiran senyuman indah di raut wajah mereka? Kegembiraan kita, kegembiraan mereka juga.

* KESERASIAN di sini bukanlah bermaksud, "Kau cantik, aku mesti cantik," "Kau kaya, aku pun kena kaya". Tidak sama sekali. Manusia dijadikan oleh Allah berbeda-beda, namun, dalam persahabatan keserasian dapat diwujudkan apabila terbinanya pemahaman antara dua pihak. Apabila ada kesepemahan, barulah hubungan kita dengan sahabat kita akan menjadi lebih baik dan akan berkurangnya permasalahan yang disebabkan salah paham (hehehe).

Alhamdulillah, itulah dia 10 K yang dapat saya simpulkan mengenai persahabatan. Maaf kalau agak membosankan, namun saya tetap ingin berbagi pendapat saya mengenai topik ini.

"Adakah anda dan sahabat anda mengamalkan 10 K ini?"

Persahabatan aku menilai hanya ada diantara wanita dengan wanita.... sedang pria dengan pria. Itulah persahabatan sejati hanya diantara wanita dengan wanita dan pria dengan pria....

Persahabatan

Apa yang kita alami demi teman kadang-kadang melelahkan dan menjengkelkan, tetapi itulah yang membuat persahabatan mempunyai nilai yang indah.

Sahabat" Persahabatan sering menyuguhkan beberapa cobaan, tetapi Persahabatan sejati bisa mengatasi cobaan itu bahkan bertumbuh bersama karenanya,...!

Sahabat" Persahabatan tidak terjalin secara otomatis, tetapi membutuhkan proses yang panjang seperti besi menajamkan besi, demikianlah sahabat menajamkan sahabat......

Sahabat" Persahabatan di warnai dengan berbagai pengalaman suka dan duka di hibur,di sakiti, di perhatikan,di kecewakan di dengar,di abaikan di bantu,ditolak, namun semua ini tidak pernah sengaja di lakukan dengan tujuan kebencian......

Sahabat" Seorang sahabat tidak akan menyembunyikan kesalahan untuk menghindari perselisihan,Justru untuk kasihnya ia memberanikan diri menegur apa adanya,.....

Sahabat" Sahabat tidak pernah membungkus pukulan dengan ciuman, tetapi menyatakan apa yang amat menyakitkan dengan tujuan sahabatnya mau berubah,.......

Sahabat" Proses dari teman menjadi sahabat membutuhkan usaha pemeliharaan dari kesetiaan, tetapi bukan pada saat kita membutuhkan bantuan, Barulah kita memiliki motivasi mencari perhatian, pertolongan dan pernyataan kasih dari orang lain.tetapi justru ia berinisiatif memberikan dan wujudkan apa yang di butuhkan oleh sahabatnya,....

Sahabat" Kerinduan adalah menjadi bagian dari kehidupan sahabatnya,karena tidak ada persahabatan yang di awali dengan sikap egois.....

Sahabat" Semua orang pasti membutuhkan sahabat sejati, namun tidak semua orang berhasil mendapatkannya,...!

Sahabat" Banyak pula orang yang telah menikmati indahnya sebuah persahabatan,..namun ada juga yang begitu hancur karena di khianati oleh sahabatnya,.
"" ada pepatah Mempunyai satu sahabat sejati lebih berharga dari seribu teman yang mementingkan diri sendiri"".

""Dalam masa kejayaan, teman teman mengenal kita. Dalam kesengsaraan, kita mengenal teman-teman kita" " Ingatlah kapan kita terakhir kali berada dalam kesulitan.
Siapa yang berada di samping kita"??
Siapa yang mengasihi kita di saat kita merasa tidak ada yang mencintai"???
Siapa yang ingin bersama kita saat kita tidak bisa memberikan apa apa,..??

MEREKALAH SAHABAT KITA
Sahabat" Semoga kita bisa memelihara dan menjaganya....
karena mereka adalah anugerah terindah

Perbedaan Laki-Laki dan Perempuan

Berikut ini beberapa perbedaan laki-laki dan perempuan yang saya ambil dari buku : Perempuan, karya Quraish Shihab. Menurutnya, perbedaan-perbedaan berikut ini tidak sepenuhnya benar walau boleh jadi ada juga benarnya. Perbedaan-perbedaan itu agaknya tidak dimaksudkan untuk melecehkan perempuan. Ia lahir dari sifat jenaka lelaki terhadap perempuan dalam upaya menarik perhatian perempuan atau mengundang komentar mereka yang berdiam diri dan memasabodokan lelaki. Dalam sekian perbedaan yang disebutkan, kita dapat mengganti kata lelaki sebagai kata ganti perempuan, demikian juga sebaliknya.

Perbedaan-perbedaan tersebut antara lain sebagai berikut :

Lelaki melakukan lebih banyak daripada apa yang dapat dilakukan perempuan, sedangkan perempuan melakukan apa yang lebih banyak daripada apa yang berani dilakukan lelaki. Lelaki dikenal dari apa yang tidak dia lakukan, dan perempuan dikenal dari apa yang dia lakukan.

Dalam bercinta, lelaki berbangga dengan kemenangannya meraih perempuan, sedangkan perempuan berhias dengan ketaklukannya di hadap lelaki. Lelaki berbangga dengan mengatakan : “Aku telah menaklukkan perempuan A, B dan C”, dan perempuan berbangga dengan mengatakan : “Aku telah menolak lelaki A, B dan C”.

Ketika seorang lelaki menangis di hadap perempuan, sesungguhnya ia telah menyentuh keangkuhan perempuan itu, dan ketika seorang perempuan menangis di hadapan lelaki, sesungguhnya ia telah menimbulkan rasa iba lelaki kepadanya.

Kenikmatan perempuan diperoleh ketika berhasil menghancurkan hati lelaki, sedangkan kenikmatan lelaki diperoleh ketika dia mampu memuaskan keangkuhan perempuan.

Kebahagiaan di sisi lelaki adalah sukses dalam pekerjaan, sedangkan bagi perempuan adalah sukses bersama lelaki.

Di balik setiap perempuan sukses, terdapat cinta yang gagal, dan di belakang setiap lelaki yang sukses, terdapat perempuan yang dicintai.

Yang terakhir mati pada lelaki adalah hatinya dan pada perempuan adalah lidahnya. Lidah lelaki bagaikan pisau, sedangkan lidah perempuan seperti pedang.

Perempuan menginginkan anak yang menyerupai kekasihnya, sedangkan lelaki menginginkan anak yang serupa dengannya, bukan yang serupa istrinya. Ini karena lelaki ingin mengulangi wujudnya dan perempuan ingin mengulangi kekasihnya.

Semua jenis pujian menggetarkan hati perempuan, tetapi tidak semua pujian menyentuh hati lelaki.

Perempuan membinasakan akal lelaki, sedangkan lelaki meremukkan hati perempuan.

Harapan lelaki kiranya menjadi keras bagaikan es, sedangkan harapan perempuan menjadi air lalu menguap seperti udara.

Perempuan menganggap pernikahan sebagai stasiun terakhir dalam perjalanan hidupnya, sedangkan lelaki memandangnya sebagai salah satu stasiun pilihan, selanjutnya dia akan melanjutkan perjalanannya.

Perempuan tidak melupakan ciuman pertama, sedangkan lelaki melupakan ciuman terakhir.

Mudah bagi lelaki menutup matanya, tetapi mustahil bagi perempuan menutup telinganya.

Dahulu orang berkata : “Tiga sifat lelaki yang terbaik tetapi itulah yang terburuk buat perempuan. Tiga sifat tersebut adalah bearni, rendah hati dan tangan terbuka. Tiag sifat terbaik perempuan tetapi itu yang terburuk buat lelaki adalah tinggi hati, sangat hati-hati, dan tangan tertutup”.

Lelaki adalah penderitaan cinta, sedangkan perempuan adalah cinta penderitaan.

Lelaki memahami apa yang dia dengar, sedangkan perempuan mendengar apa yang dia tidak pahami.

Lelaki senang berpindah-pindah bagaikan wisatawan, sedangkan perempuan sedang menetap bagaikan penduduk asli.

Ketika lelaki merasa jemu, dia membutuhkan seseorang yang mendorongnya agar ia maju ke depan. Ketika perempuan merasa jemu, dia membutuhkan seseorang yang menopangnya dari belakang agar tidak terjatuh.

Tuhan menciptakan lelaki dari tanah agar ia dapat menanam di bumi dan membangun di atas bumi rumah-rumah untuk tempat tinggal. Tuhan menciptakan perempuan dari tulang rusuk lelaki agar dia dapat mendorong lelaki dari bumi ini dan mengusirnya dari rumah yang dibangun lelaki itu.

Lelaki sering kali tidak mengetahuikapan mengucapkan kata perpisahan bagi perempuan, sedangkan perempuan seringkali tidak mengetahui kapan ia harus berpisah.

Ketika lelaki berbicara tentang kebebasan, yang dimaksud adalah kebebasannya dari perempuan. Ketika perempuan berbicara tentang keikhlasan, yang dimaksud adalah keikhlasan lelaki kepadanya.

Lelaki cepat jatuh cinta, sedangkan perempuan lebih cepat membenci.

Lelaki yang tidak tampan, dapat menemukan perempuan yang mencintainya, sedangkan perempuan yang tidak cantik, tidak menemukan lelaki yang mencintainya. Ini karena perempuan ketika bercinta tidak bertanya apakah lelaki teman kencannya sudah mencukur jenggotnya atau tidak, tetapi lelaki yang bercinta tidak akan mencium perempuan yang berjenggot.

Perempuan lebih senang menikah dengan lelaki yang kaya walaupun banyak bicara daripada yang pendiam tapi miskin, sedangkan lelaki lebih senang menikah dengan perempuan yang pendiam walaupun miskin daripada yang kaya tapi banyak bicara.

Ketika bercinta, lelaki berusaha mengangkat perempuan dari peringkat lelaki, tetapi perempuan lebih senang turun ke tingkat lelaki yang dia senangi. Dengan demikian, lelaki ketika bercinta mengangkat sedangkan perempuan menurun.

Kalau dua orang lelaki bertengkar, sering kali penyebabnya adalah perempuan, sedangkan bila dua orang perempuan bertengkar, biasanya penyebabnya juga perempuan.

Lelaki menangis atas apa yang hilang darinya, sedangkan perempuan menangis atas apa yang tidak dia peroleh.

Lelaki letih mencari ketenangan, sedangkan perempuan tidak tenang kecuali dengan mencari keletihan.

Ketika seorang perempuan menikah untuk kedua kalinya, itu karena dia membenci suaminya yang pertama, sedangkan ketika seorang lelaki menikah untuk kedua kalinya, itu karena dia mencintai istrinya yang pertama. Karena itu, perempuan mencoba nasibnya dan lelaki berspekulasi.

Lelaki diciptakan dari tanah dan perempuan dari tulang. Karena itu perempuan lebih kuat daripada lelaki dan kekuatannya terletak pada kelemahannya.

Demikianlah beberapa pandangan jenaka yang ternyata disadur dari sebagian tulisan Anis Manshur dalam bukunya Qalu (Mereka berkata). Semoga bisa menjadi referensi dan tambahan pengetahuan, bukan untuk mengejek perempuan, tapi justru menghargai dan menghormatinya, kemudian menyayang dan mencintainya sepenuh hati.

Senin, 21 Desember 2009

Letak kekuatan

Ada kekuatan di dalam cinta, Dan orang yang sanggup memberikan cinta adalah orang yang kuat, karena ia bisa mengalahkan keinginannya, untuk mementingkan diri sendiri.

Ada kekuatan dalam tawa kegembiraan, Dan orang tertawa gembira adalah orang yang kuat, Karena ia tidak pernah terlarut dalam kesedihan dalam menhadapi sebuah tantangan dan cobaan.

Ada kekuatan di dalam kedamaian diri, Dan orang yang dirinya penuh damai bahagia adalah orang yang kuat,Karena ia tidak pernah tergoyahkan, Dan tidak mudah diombang-ambingkan.

Ada kekuatan di dalam kesabaran, Dan orang yang sabar adalah orang yang kuat, Karena ia sanggup menanggung segala sesuatu, Dan ia tidak pernah merasa disakiti.

Ada kekuatan di dalam kemurahan, Dan orang yang murah hati adalah orang yang kuat, Karena ia tidak pernah menahan mulut dan tangannya, untuk melakukan yang baik bagi sesamanya.

Ada kekuatan di dalam kebaikan, Dan orang yang baik adalah orang yang kuat, Karena ia bisa selalu mampu melakukan yang baik,bagi semua orang.

Ada kekuatan di dalam kesetiaan, Dan orang yang setia adalah orang yang kuat, Karena ia bisa mengalahkan nafsu dan keinginan pribadi, Dengan kesetiaannya kepada Allah dan sesama.

Ada kekuatan di dalam kelemah lembutan, Dan orang yang lemah lembut adalah orang yang kuat, Karena ia bisa menahan diri Untuk tidak membalas dendam.

Orang yang kuat adalah orang yang mampu mengendalikan dan menahan hawa nafsunya, karena letak kekuatan itu di dalam hati kita ( umat manusia ).

Sumber ; dari blog sahabat dan sedikit tambahan kata dariku :D


Ada kekuatan di dalam penguasaan diri,Dan orang yang bisa menguasai diri adalah orang yang kuat, Karena ia bisa mengendalikan segala nafsu keduniawian.

Disitulah semua letak-letak dimana Kekuatan Sejati berada...Dan sadarlah bahwa kita juga memiliki cukup Kekuatan untuk mengatasi segala masalah kita.Dimanapun juga, seberat dan serumit apapun juga.

IBU

Segala puji bagi Allah Swt yang telah menciptakan kaum Hawa dari sebagian kecil bagian tubuh kaum Adam sebagai penerus keturunan didunia....
Wahai wanita, kemuliaan dirimu ada pada sikap dan cara berpikir yang santun....
Dari suatu yg tersembunyi, bahkan tersirat yang ada pada kelembutan dan kehalusan perasaanmu...
Sungguh indah gerak-gerikmu, jika smua berlaku pada dirimu....
Wahai wanita, tak bisa aku ungkapkan sebesar apapun semua kemuliaan yg ada pada dirimu....
Sebesar rasa susah, sakit, gelisahmu sewaktu mengandung, melahirkan bahkan menyusui dan memelihara penerus keturunan dimuka bumi ini....
Tak bisa kujabarkan, seberapa besar hadiah yang harus diterima oleh mu wahai wanita.....
Bersama ini Mencetak generasi pejuang sholeh, ahli syurga, berakhlak dan berilmu melalui sentuhan kasih sayang....Karena seorang Wanita adalah seorang Ibu
..........................
..." I love u Ibu ".................................................


Kepada Ibu, calon Ibu dan teruntuk wanita tercantik Selamat hari Ibu "


Ibu merupakan kata tersejuk yang dilantunkan oleh bibir-bibir manusia
Dan " ibuku" merupakan sebutan terindah
Kata yang semerbak cinta dan impian,
manis dan syahdu yang memancar dari kedalaman jiwa

Ibu adalah segalanya
Ibu adalah penegas kita dikala lara,
impian kita dalam rengsa,
rujukan kita dikala nista.
Ibu adalah mata air cinta, kemuliaan, kebahagiaan dan toleransi
Siapapun yang kehilangan ibunya, ia akan kehilangan sehelai jiwa suci
yang senantiasa merestui dan memberkatinya

Alam semesta selalu berbincang dalam bahasa ibu
Matahari sebagai ibu bumi yang menyusui melalui panasnya.
Matahari tak akan pernah meninggalkan bumi sampai malam merebahkannya
dalam lentera ombak, syahdu tembang beburungan dan sesungaian

Bumi adalah ibu pepohonan dan bebungaan.
Bumi menumbuhkkan, menjaga dan membesarkannya
Pepohonan bebungaan adalah ibu yang tulus memihara bebuahan dan bebijian

Ibu adalah jiwa keabadian bagi semua wujud.
penuh cinta dan kedamaian

Kamis, 17 Desember 2009

Ambillah waktu

Ambillah waktu untuk berfikir, itu adalah sumber kekuatan

Ambillah waktu untuk bermain, itu adalah rahasia dari masa muda yang abadi

Ambillah waktu untuk berdoa, itu adalah sumber ketenangan

Ambillah waktu untuk belajar, itu adalah sumber kebijaksanaan

Ambillah waktu untuk mencintai dan dicintai itu adalah hak istimewa yang diberikan Tuhan

Ambillah waktu untuk bersahabat, itu asalah jalan menuju kebahagiaan

Ambillah waktu untuk tertawa, itu adalah musik yang menggetarkan hati

Ambillah waktu untuk memberi, itu adalah membuat hidup terasa berati

Ambillah waktu untuk bekerja, itu adalah nilai keberhasilan

( Edith Wharton )

Rahasia jodoh

Berpasangan engkau telah diciptakan
Dan selamanya engkau akan berpasangan
Bergandengan tanganlah dikau
Hingga sayap-sayap panjang nan lebat lebur dalam nyala
Dalam ikatan agung menyatu kalian
Saling menataplah dalam keharmonisan
Dan bukalnlah hanya saling menatap ke depan
Tapi bagaimana melangkah ke tujuan semula
Berpasangan engkau dalam mengurai kebersamaan
Karena tidak ada yang benar-benar mampu hidup bersendirian
Bahkan keindahan syurga tak mampu menghapus kesepian Adam

Berpasangan engkau dalam menghimpun rahmat Tuhan, bahkan bersama pula dalam menikmatinya
Karena alam dan karunia Tuhan, terlampau luas untuk dinikmati sendirian
Bersamalah engkau dalam setiap keadaan, karena kebahagiaan tersedia,
bagi mereka yang menangis.....
bagi mereka yang disakiti hatinya......
bagi mereka yang mencari ...
bagi mereka yang mencoba...
Dan bagi mereka yang mampu memahami arti hidup bersama
Karena mereka itulah yang menghargai pentingnya orang-orang yang pernah hadir dalam kehidupan mereka

Bersamalah dikau sampai sayap-sayap sang maut meliputimu
Ya, bahkan bersama pula kalian dalam musim sunyi
namun biarkan ada ruang antara kebersamaan itu
Tempat angin syurga menari-nari diantera bahtera sakinahmu
berkasih-kasihlah, namun jangan membelenggu cinta
Biarkan cinta mengalir dalam setiap titisan darah
Bagai mata air kehidupan
yang gemerciknya senantiasa menghidupi pantai kedua jiwa
Saling isihlah minumanmu tapi jangan minum dari satu piala
saling berbagilah rotimu tapi jangan makan dari pinggan yang sama..
Menyanyilah dan menarilah bersama dalam suka dan duka
Hanya biarkan masing-masing menghayati waktu sendirinya
Karena dawai-dawai biola, masing-masing punya kehidupan sendiri
Walau lagu yang sama sedang menggetarkannya
Sebab itulah simfoni kehidupan

Berikanlah hatimu namun jangan saling menguasai

Jika tidak, kalian hanya mencintai pantulan diri sendiri
yang kalian temukan dalam dia
Dan lagi, hanya tangan kehidupan yang akan mampu merangkulnya

tegaklah berjajar namun kangan terlampau dekat
Bukankah tiang-tiang candi tidak dibina terlalu rapat?
Dan pohon jati serta pohon cemara
Tidak tumbuh dalam bayangann masing-masing?

( Khalil Gibran )

Rabu, 25 November 2009

Karena Cinta Tidak Selalu Harus Berwujud Bunga

Saya menemukan sebuah kisah yang sangat mengharukan, ku ingin berbagi kisah ini dengan sahabat - sahabatku tercinta.

Suami saya adalah seorang insinyur, saya mencintai sifatnya yang alami dan saya menyukai perasaan hangat yang muncul di perasaan saya, ketika saya bersandar di bahunya yang bidang. Tiga tahun dalam masa perkenalan, dan dua tahun dalam masa pernikahan,saya harus akui, bahwa saya mulai merasa lelah, alasan-alasan saya mencintainya dulu telah berubah menjadi sesuatu yang menjemukan. Saya seorang wanita yang sentimentil dan benar-benar sensitif serta berperasaan halus.

Saya merindukan saat-saat romantis seperti seorang anak yang menginginkan permen. Tetapi semua itu tidak pernah saya dapatkan.Suami saya jauh berbeda dari yang saya harapkan. Rasa sensitif-nya kurang.Dan ketidakmampuannya dalam menciptakan suasana yang romantis dalam pernikahan kami telah mementahkan semua harapan saya akan cinta yang ideal.

Suatu hari, saya beranikan diri untuk mengatakan keputusan saya kepadanya, bahwa saya menginginkan perceraian. “Mengapa?”, tanya suami saya dengan terkejut. “Saya lelah, kamu tidak pernah bisa memberikan cinta yang saya inginkan,” jawab saya. Suami saya terdiam dan termenung sepanjang malam di depan komputernya,tampak seolah-olah sedang mengerjakan sesuatu, padahal tidak. Kekecewaan saya semakin bertambah, seorang pria yang bahkan tidak dapat mengekspresikan perasaannya, apalagi yang bisa saya harapkan darinya?

Dan akhirnya suami saya bertanya, “Apa yang dapat saya lakukan untuk merubah pikiran kamu?” Saya menatap matanya dalam-dalam dan menjawab dengan pelan, “Saya punya pertanyaan, jika kau dapat menemukan jawabannya di dalam perasaan saya, saya akan merubah pikiran saya : Seandainya, saya menyukai setangkai bunga indah yang ada di tebing gunung. Kita berdua tahu jika kamu memanjatgunung itu, kamu akan mati. Apakah kamu akan memetik bunga itu untuk saya?” Dia termenung dan akhirnya berkata, “Saya akan memberikan jawabannya besok. “Perasaan saya langsung gundah mendengar responnya. Keesokan paginya, dia tidak ada di rumah, dan saya menemukan selembar kertas dengan oret-oretan tangannya di bawah sebuah gelas yang berisi susu hangat yang bertuliskan… “Sayang, saya tidak akan mengambil bunga itu untukmu, tetapi ijinkan saya untuk menjelaskan alasannya.”

Kalimat pertama ini menghancurkan perasaan saya. Saya melanjutkan untuk membacanya. “Kamu selalu pegal-pegal pada waktu ‘teman baik kamu’ datang setiap bulannya, dan saya harus memberikan tangan saya untuk memijat kaki kamu yang pegal. “Kamu senang diam di rumah, dan saya selalu kuatir kamu akan menjadi ‘aneh’. Saya harus membelikan sesuatu yang dapat menghibur kamu di rumah atau meminjamkan lidah saya untuk menceritakan hal-hal lucu yang saya alami. “Kamu selalu terlalu dekat menonton televisi, terlalu dekat membaca buku, dan itu tidak baik untuk kesehatan mata kamu. Saya harus menjaga mata saya agar ketika kita tua nanti, saya masih dapat menolong mengguntingkan kuku kamu dan mencabuti uban kamu.”

“Tangan saya akan memegang tangan kamu, membimbing kamu menelusuri pantai, menikmati matahari pagi dan pasir yang indah. Menceritakan warna-warna bunga yang bersinar dan indah seperti cantiknya wajah kamu. “Tetapi Sayang, saya tidak akan mengambil bunga indah yang ada di tebing gunung itu hanya untuk mati. Karena, saya tidak sanggup melihat air mata kamu mengalir menangisi kematian saya. “Sayang, saya tahu, ada banyak orang yang bisa mencintai kamu lebih dari saya mencintai kamu.

Untuk itu Sayang, jika semua yang telah diberikan tangan saya, kaki saya, mata saya tidak cukup buat kamu, saya tidak bisa menahan kamu untuk mencari tangan, kaki, dan mata lain yang dapat membahagiakan kamu. “Air mata saya jatuh ke atas tulisannya dan membuat tintanya menjadi kabur, tetapi saya tetap berusaha untuk terus membacanya. “Dan sekarang, Sayang, kamu telah selesai membaca jawaban saya. Jika kamu puas dengan semua jawaban ini, dan tetap menginginkan saya untuk tinggal di rumah ini, tolong bukakan pintu rumah kita, saya sekarang sedang berdiri di sana menunggu jawaban kamu.”

“Jika kamu tidak puas dengan jawaban saya ini, Sayang, biarkan saya masuk untuk membereskan barang-barang saya, dan saya tidak akan mempersulit hidup kamu. Percayalah, bahagia saya adalah bila kamu bahagia. “Saya segera berlari membuka pintu dan melihatnya berdiri di depan pintu dengan wajah penasaran sambil tangannya memegang susu dan roti kesukaan saya. Oh, kini saya tahu, tidak ada orang yang pernah mencintai saya lebih dari dia mencintai saya. Itulah cinta, di saat kita merasa cinta itu telah berangsur-angsur hilang dari perasaan kita, karena kita merasa dia tidak dapat memberikan cinta dalam wujud yang kita inginkan, maka cinta itu sesungguhnya telah hadir dalam wujud lain yang tidak pernah kita bayangkan sebelumnya. Seringkali yang kita butuhkan adalah memahami wujud cinta dari pasangan kita, dan bukan mengharapkan wujud tertentu. Karena cinta tidak selalu harus berwujud “bunga”.

10 Anjuran membantu memelihara gambar diri

Sepuluh anjuran untuk membantu mengembangkan & memelihara gambar diri yang sehat
  1. Bencilah dosamu, tapi jangan pernah membenci dirimu.
  2. Cepatlah untuk menyesali kesalahan.
  3. Apabila Tuhan memberimu terang, berjalanlah di dalam terang-Nya itu.
  4. Berhentilah mengatakan hal-hal yang buruk tentang dirimu sendiri. Tuhan mencintaimu dan tidaklah benar jika kamu membenci sesuatu yang Dia cintai. Dia mempunyai rancangan-rancangan yang indah bagimu, jadi kamu melawan-Nya jika kamu berbicara secara negatif mengenai masa depanmu sendiri.
  5. Janganlah takut untuk mengaku bahwa kamu telah berbuat kesalahan, tapi janganlah selalu berprasangka bahwa kamulah yang salah setiap saat ada yang tidak benar.
  6. Jangan terlalu memikirkan apa yang sudah kamu lakukan, baik yang benar maupun yang salah; itu sama dengan memikirkan terus diri sendiri! Pusatkanlah pikiranmu kepadaNya!
  7. Jagalah dirimu sendiri secara fisik. Manfaatkanlah dengan sebaik-baiknya apa yang Tuhan telah berikan padamu demi tugasmu, tapi janganlah menjadi terobsesi dengan penampilanmu.
  8. Janganlah berhenti untuk belajar tapi jangan sampai ilmu itu membuat kamu sombong. Tuhan memakai kamu bukan karena apa yang ada di dalam kepalamu melainkan karena apa yang ada di dalam hatimu.
  9. Sadarilah bahwa setiap talentamu adalah anugerah, bukanlah sesuatu yang kamu ciptakan sendiri; jangan pernah merendahkan orang lain yang tidak sanggup melakukan apa yang kamu dapat lakukan.
  10. Janganlah meremehkan kelemahan-kelemahan dirimu. Merekalah yang membuat kamu tetap tergantung pada Tuhan.

Senin, 09 November 2009

Setelah Wanita di Khianati

Di dalam suatu hubungan rumah tangga, masih ada saja kemungkinan untuk berselingkuh dan mengkhianati cinta. Namun tak memungkiri juga jika ada suatu kesadaran dan akhirnya niat untuk meminta maaf.

Beberapa saat lalu si dia melakukan kesalahan, dan akhirnya sekarang ia meminta maaf kepada Anda. Tentunya kemarahan dan kekecewaan itu tak dapat hilang begitu saja. Lalu apa yang harus Anda lakukan?

1. Tanyakan saja kepadanya apa saja yang ingin Anda tahu. Ajak ia berdiskusi dan perkuat kembali komitmen Anda. Dengan komunikasi efektif yang Anda bangun bersamanya, maka ia merasa mendapat kepercayaan kembali.

2. Buang ego dan emosi Anda, ajak ia semakin dekat, tunjukkan ketulusan Anda sebagai seorang istri. Mungkin pedih rasanya mengingat ulah dia yang pernah berkhianat, namun fokuskan tujuan Anda ke arah hubungan yang lebih baik.

3. Jika Anda masih belum bisa memaafkan si dia, cari beberapa waktu untuk sendiri. Tenangkan diri dan ingat kembali momen-momen manis bersama si dia dahulu. Hidupkan kembali cinta Anda dan si dia, ingatlah, komitmen yang Anda jalani adalah pernikahan, suatu yang sakral dan butuh dipertahankan.

4. Jangan balas rasa sakit hati Anda dengan tindakan yang sama. Mungkin beberapa sahabat Anda punya ide konyol untuk membalas perlakuan si dia. Lupakan ide tersebut, dan peluk erat suami Anda. Anda masih mencintainya bukan?

5. Dekatkan diri lebih erat dengan keluarga. Bagaimanapun keluarga adalah yang paling utama, luangkan lebih banyak waktu bersama keluarga. Salah satu cara agar cinta Anda tetap hangat adalah membangunnya dan memberikan kenyamanan ala keluarga.

6. Maafkan dengan sungguh-sungguh. Jangan pernah mengungkit-ungkit, apalagi mengingatkan si dia tentang perselingkuhannya ketika Anda dan dia berselisih pendapat. Mulai kembali hubungan baru Anda.

Wah suami Anda sudah pulang, sambut dan berikan senyuman hangat kepadanya.

( Indonesia Sadja )

Minggu, 08 November 2009

Ambilkan Bulan..BU...

“Ambilkan bulan bu!” pintaku.

“Iya nak. Sekarang juga aku ambilkan”, jawab ibu.

Ibu berusaha mengambil bulan itu. Dengan susah payah tak kenal lelah. Ibu terus berusaha.

Dari bulan purnama…



ambilkan bulan bu!

… hingga bulan sabit.

Ibu terus berusaha….

Akhirnya ibu berhasil mengambilkan bulan pada bulan purnama berikutnya.



Horee!! Akhirnya ibu berhasil! Terima kasih bu! Ibu luar biasa!




Aku bermain bulan bersama teman-teman.



Ketika remaja…

Aku ingin membawa pulang bulan itu.


Aku gelundungkan saja… aduh … kok berat banget



Eh, coba aku ukur dulu diameternya.



Ketika aku sudah dewasa…

Aku bisa bersahabat dengan bulan itu.



Dia selalu menemaniku bermain dan mengisi hari-hariku.

Penyakit yang sering dialami wanita..

Nangisuitis

Akibat terlalu sensitif. Gejalanya bibir cemberut,mata kedip-kedip. Efek sampingnya mata bengkak, saputangan banjir, hidung meler, bawaannya ngurung diri atau terkena penyakit Curhatitis A. Penyakit ini bisa diobati dengan obat Tegaridol, OBH (Obat Berhati Hamba).

Curhatitis B

Bawaanya pengen nyerocos, Efek samping rahasia orang bisa bocor, terkena Nangisuitis,Penyakit ini bisa diarahkan positif jika ia bercuhatitisnya ke orang yang tepat, apalagi sama Tuhan.

Shooping Syndrome

Gejalanya pengen jalan mulu, mata melotot,
Efek sampingnya lidah ngiler, mulut nganga, dompet jadi tipis. Jika sudah masuk stadium 4(parah banget) dompet cowoknya ikut tipis. Coba minum hematcold atau tablet PD (Pengendalian Diri).

Cerewetisme

Lebih parah dari Curhatitis B, tidak mengandung titik koma.
Efek samping muncrat, telinga tetangga budek, dada cowoknya bisa jadi lebih halus karena sering mengelus. Lebih cepat makan pil dengar dan minum tablet bicara lebih diperlambat.

Lamanian Dandanitos

Pengennya diem depan cermin. Tangan kiri� gatel-gatel pengen pegang sisir, tangan kanan kram-kram pengen teplok-teplok pipi pake bedak.
Efek samping: menor, telat, cowoknya berkarat, gak kebagean makanan. Minum segera Sari Bawak (Bagi Waktu) dan Taperi (tambah percaya diri). Buat cowok minum Toleransikipil 230 sendok sehari sesudah dan sebelum mandi.

Cemburunotomy

Gejala muka lonjong, tangan mengepal, ali menukik. Coba cegah dengan obat sirup prasangka baik tiga sendok sehari, Pil pengertian dan tablet selidiki dahulu.

Ngambekilation

Gejala hampir sama dengan Cemburubotomy. Minum Sabaron dan Bersyukurinis.

( rose Salsabila )

^^Mawar Terindah di Taman Hati^^

Bunga mawar itu melalui malam hari dengan kekhusyukan. Tidak menguncup setelah mekarnya meski diterpa angin dinginnya malam. Mawar itu telah mekar bukan hanya sejak kemarin. Dan akan senantiasa indah di kala malam, pagi dan di sepanjang hari. Siapa yang tidak tertegun melihat keelokan sekuntum mawar yang tumbuh subur, mekar dan basah oleh embun pagi. Bahkan tak akan layu oleh tatapan sinar mentari, serasa segar dan meneduhkan pandangan mata. Semua hati ingin memilikinya, lalu menanamnya di taman sendiri. Namun ke manakah ia harus dicari? Seorang wanita di sisi seorang suami laksana mawar di taman. Suamilah yang akan menikmati keelokannya dan hanya untuk suamilah mawar itu tampil menggoda. Sebab suaminya-lah pemilik yang merawat dan memeliharanya. Namun siapakah wanita yang elok seelok mawar yang hanya mekar untuk suaminya itu?

Pertanyaan tersebut tidak akan didapatkan jawabannya selain sifat – sifat yang membuat elok dirinya, yang disebutkan oleh Allah dalam alquran. Dialah seorang istri idaman dan istri dambaan yaitu istri yang shalihah. Dialah wanita yang elok bahkan lebih elok dari sekuntum mawar yang mekar dan menawan. Dia anggun dan jauh lebih anggun dari warna – warni mawar di taman. Dialah yang Alah firmankan dalam ayat alquran…

“Maka wanita yang shalih ialah yang taat kepada Allah lagi menjaga diri ketika suaminya tidak ada, oleh karena Allah telah menjaga mereka…”

(QS. An Nisa : 04)

Allah menyebut keshalihan seorang wanita, hanya ada pada 2 sifat saja. Dialah seorang yang qanitah yang berarti taat dan hafidzah yang berarti penjaga. Duhai, betapa sejuk dan menawannya sebuah taman yang indah oleh keshalihan seorang istri yang senantiasa taat pada perintah dan anjuran kebaikan suaminya. Betapa tenteram hati suami sebagai pemilik dan penguasa taman yang dihiasi oleh seorang yang qanitah. Dan betapa sempurna ketenangan dan ketenteraman suami yang istrinya juga seorang hafidzah. Ya, pada istri yang hafidzah inilah suami tak ragu lagi menaruh kepercayaan padanya. Suami mana yang masih was – was akan istrinya di rumah tatkala ia harus beranjak jalan di muka bumi mencari nafkah dan ma’isyah bila istrinya adalah seorang yang rapi dalam menjaga diri dan kehormatannya. Suami mana yang tidak merasa aman akan istrinya bila istrinya adalah seorang hafidzah, memelihara hak – hak Allah dan hak – hak suaminya di kala suaminya tidak hadir di sisinya dan dengan sangat setia serta senantiasa sabar dalam penantian sebagaimana yang diperintahkan Dzat yang maha Rahman…

Sungguh benar seorang yang shalihah itu ialah mawar yang mekar semerbak harum mewangi hanya untuk Allah, Rabb-nya dan untuk suaminya tercinta. Adalah seorang wanita yang shalihah itu, yang istiqamah agamanya, yang senantiasa taat pada suaminya dan memelihara hak – hak suaminya yang ada pada dirinya dan pada harta suaminya. Dan adalah wanita terbaik itu seperti yang dituturkan oleh rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam hadits berikut ini…

Dari Abu Hurairah radliyallahu’anhu berkata, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam ditanya tentang seorang wanita seperti apa yang paling baik…kemudian beliau bersabda,”…ialah wanita yang menyenangkan suami tatkala suaminya memandangnya, mentaati bila suami memerintahnya, dan tidak menyelisihi sesuatu yang suaminya tidak suka pada diri dan harta suaminya.” (HR. Ahmad II/251 dan An Nasa’I VI/68 )

Engkaukah wahai saudariku wanita shalihah itu…??? Engkaukah wahai saudariku, mawar elok di taman itu…??? Wahai saudariku para istri, jadilah engkau mawar – mawar dambaan dan pujaan, yang didamba oleh suamimu yang kau cintai dan dipuji oleh Ar Rahman. Seandainya bukan engkau mawar – mawar indah itu, maka seraya berdoa pada Allah…perbaikilah mereka wahai saudaraku para suami…perbaikilah istri – istrimu, dan Allah juga-lah Dzat yang akan melimpahkan taufik-Nya kepada siapa yang ia kehendaki…

( rose salsabila)

Nasib si santan dan mutiara

apabila kamu berkawan dengan lelaki,
ingatlah ada dua pilihan terbentang.
yang pertama, kamu jadi seperti kelapa.
mudah di peroleh, di parut, di peras, dan di ambil santannya,
selepas itu ampasnya di buang.

yang kedua, kamu menjadi sebutir mutiara,
berada d dasar lautan tersimpan rapi di lindungi kulit.
susah untuk melihat, apa lagi hendak mendapatkannya.
hanya orang tertentu berusaha menyelami dasar lautan, dapat memperolehnya.
harganya mahal sekali dan ia akan tersimpan selamanya.
jadi, kamu pilihlah hendak menjadi kelapa ataupun mutiara.

di balik santan, menjadi penyedap makanan,
di peras segala kenikmatan, dgn mudah jatuh menjadi hidangan
dan akhirnya habis kari di makan.
rasa bersisa habis di telan dan santan hilang tak jadi ingatan.
yg terasa hanya kelezatan kari dan kue berbahan santan.
org tak kenang jasa santan.

mutiara, tertanam di dasar yg paling dalam.
sukar andai mengharap jadi perhatian karena di lapisi kulit keras yg menghadang
namun kiranya di temui insan,
akan menjadi permata hiasan
terletak tinggi di cincin idaman atau di leher nan jjenjang atau di lengan menawan
makin lama mutiara tertanam, makin tinggi nilainya

Surat dari Kekasih

Untukmu yang selalu Kucintai,
Saat kau bangun di pagi hari, Aku memandangmu dan berharap engkau akan berbicara kepadaKu, bercerita, meminta pendapatKu, mengucapkan sesuatu untukKu walaupun hanya sepatah kata.

Atau berterima kasih kepadaKu atas sesuatu hal yang indah yang terjadi dalam hidupmu pada tadi malam, kemarin, atau waktu yang lalu….
Tetapi Aku melihat engkau begitu sibuk mempersiapkan diri untuk pergi bekerja…
Tak sedikitpun kau menyedari Aku di dekat mu.

Aku kembali menanti saat engkau sedang bersiap,
Aku tahu akan ada sedikit waktu bagimu untuk berhenti dan menyapaKu, tetapi engkau terlalu sibuk…

Di satu tempat, engkau duduk tanpa melakukan apapun.
Kemudian Aku melihat engkau menggerakkan kakimu.
Aku berfikir engkau akan datang kepadaKu, tetapi engkau berlari ke telefon dan menelefon seorang teman untuk sekadar berbual-bual.

Aku melihatmu ketika engkau pergi bekerja dan Aku menanti dengan sabar sepanjang hari. Namun dengan semua kegiatanmu Aku berfikir engkau terlalu sibuk untuk mengucapkan sesuatu kepadaKu.

Sebelum makan siang Aku melihatmu memandang ke sekeliling, mungkin engkau merasa malu untuk berbicara kepadaKu, itulah sebabnya mengapa engkau tidak sedikitpun menyapaKu.

Engkau memandang tiga atau empat meja sekitarmu dan melihat beberapa temanmu berbicara dan menyebut namaKu dengan lembut sebelum menjamah makanan yang kuberikan, tetapi engkau tidak melakukannya…..

Ya, tidak mengapa, masih ada waktu yang tersisa dan Aku masih berharap engkau akan datang kepadaKu, meskipun saat engkau pulang ke rumah kelihatannya seakan-akan banyak hal yang harus kau kerjakan.

Setelah tugasmu selesai, engkau menghidupkan TV, Aku tidak tahu apakah kau suka menonton TV atau tidak, hanya engkau selalu ke sana dan menghabiskan banyak waktu setiap hari di depannya, tanpa memikirkan apapun dan hanya menikmati siaran yang ditampilkan, hingga waktu-waktu untukKu dilupakan.

Kembali Aku menanti dengan sabar saat engkau menikmati makananmu tetapi kembali engkau lupa menyebut namaKu dan berterima kasih atas makanan yang telah Kuberikan.

Saat tidur Kufikir kau merasa terlalu lelah.
Setelah mengucapkan selamat malam kepada keluargamu, kau melompat ke tempat tidurmu dan tertidur tanpa sepatahpun namaKu kau sebut. Tidak mengapa kerana mungkin engkau masih belum menyadari bahwa Aku selalu hadir untukmu.

Aku telah bersabar lebih lama dari yang kau sedari.
Aku bahkan ingin mengajarkan bagaimana bersabar terhadap orang lain.
Aku sangat menyayangimu, setiap hari Aku menantikan sepatah kata darimu, ungkapan isi hatimu, namun tak kunjung tiba.

Baiklah….. engkau bangun kembali dan kembali Aku menanti dengan penuh kasih bahwa hari ini kau akan memberiKu sedikit waktu untuk menyapaKu…

Tapi yang Kutunggu … ah tak juga kau menyapaKu.
Subuh, Zuhur, Asar, Magrib, Isya dan Subuh lagi kau masih tidak mempedulikan Aku.

Tak ada sepatah kata, tak ada seucap doa, tak ada pula harapan dan keinginan untuk sujud kepadaKU….

Apakah salahKu padamu …? Rezeki yang Kulimpahkan, kesehatan yang Kuberikan, Harta yang Kurelakan, makanan yang Kuhidangkan , Keselamatan yang Kukaruniakan, kebahagiaan yang Kuanugerahkan, apakah hal itu tidak membuatmu ingat kepadaKu ???

Percayalah, Aku selalu mengasihimu, dan Aku tetap berharap suatu saat engkau akan menyapaKu, memohon perlindunganKu, bersujud menghadapKu … Kembali kepadaKu.

Yang selalu bersamamu setiap saat,
Tuhanmu….

( Khalil Gibran )

Biru

Biru…
aku ingat saat dirimu menatap mataku dengan lembut
dan berkata bahwa cintamu merupakan mahakarya indah penuh makna
yang tak bisa diungkapkan dengan kata-kata
hanya bisa dirasakan dengan hati yang terdalam

biru…
ternyata dirimulah yang bisa membuatku kembali membuka hati
yang tertutup rapat oleh serpihan luka yang lama terpendam
membuatku dapat melupakan semua keraguan jiwa
dan lebih merasakan hangatnya cinta…

biru…
kau mampu memberiku warna yang berbeda di setiap sisi lemahku…
membuatku tertawa, tersenyum, dan lebih semangat menjalani hari-hariku bersamamu
kau juga memberiku rasa tenang, damai, dan juga cinta disampingmu
dengan segala kekuranganku

kau memang spesial di hatiku…
kau juga inspirasi di setiap langkah-langkahku…

biru…
kau sungguh membuatku bersyukur karena memilikimu,
memberi sejuta rasa untuk menghargai cinta dan indahnya kehidupan…