Sabtu, 27 Juni 2009

Puisi Cinta Sejati


Hal hal yang terindah di dunia ini biasanya tidak terlihat

Ada hal-hal yang tidak ingin kita lepaskan
dan ada orang-orang yang tidak ingin kita tinggalkan
Tapi ingatlah, melepaskan bukan berarti akhir dari dunia
melainkan awal dari kehidupan yang baru

Kebahagiaan ada untuk mereka yang menangis
Kebahagiaan ada untuk mereka yang telah tersakiti
Kebahagiaan ada untuk mereka yang telah mencari dan telah mencoba
Karena merekalah yang bisa menghargai
Betapa pentingnya orang yang telah menyentuh kehidupan mereka

Cinta adalah ketika kamu menitikkan air mata,
tetapi masih peduli terhadapnya
Cinta adalah ketika dia tidak mempedulikanmu,
kamu masih menunggunya dengan setia
Cinta adalah ketika dia mulai mencintai orang lain
dan kamu masih bisa tersenyum
sambil berkata , ” Aku turut berbahagia untukmu ”

Apabila cintamu tidak berhasil, bebaskanlah dirimu
Biarkanlah hatimu kembali melebarkan sayapnya
dan terbang ke alam bebas lagi
Ingatlah, kamu mungkin menemukan cinta dan kehilangannya..
Tetapi saat cinta itu dimatikan, kamu tidak perlu mati bersamanya..

Orang yang terkuat bukanlah orang yang selalu menang dalam segala hal
Tetapi mereka yang tetap tegar ketika mereka jatuh
Entah bagaimana, dalam perjalanan kehidupanmu,
Kamu akan belajar tentang dirimu sendiri
dan suatu saat kamu akan menyadari
Bahwa penyesalan tidak seharusnya ada di dalam hidupmu
Hanyalah penghargaan abadi
atas pilihan-pilihan kehidupan yang telah kau buat
Yang seharusnya ada di dalam hidupmu

Sahabat sejati akan mengerti ketika kamu berkata, ” Aku lupa ”
Sahabat sejati akan tetap setia menunggu
ketika kamu berkata, ”Tunggu sebentar ”
Sahabat sejati hatinya akan tetap tinggal, terikat kepadamu
ketika kamu berkata, ” Tinggalkan aku sendiri ”

Saat kamu berkata untuk meninggalkannya,
Mungkin dia akan pergi meninggalkanmu sesaat,
Memberimu waktu untuk menenangkan dirimu sendiri,
Tetapi pada saat saat itu, hatinya tidak akan pernah meninggalkanmu
Dan sewaktu dia jauh darimu,
dia akan selalu mendoakanmu dengan air mata

Lebih berbahaya mencucurkan air mata di dalam hati
daripada air mata yang keluar dari mata kita
Air mata yang keluar dari mata kita dapat dihapus,
Sementara air mata yang tersembunyi,
Akan menggoreskan luka di dalam hatimu
yang bekasnya tidak akan pernah hilang

Walaupun dalam urusan cinta, kita sangat jarang menang,
Tetapi ketika cinta itu tulus…
meskipun mungkin kelihatannya kamu kalah,
Tetapi sebenarnya kamu menang karena kamu dapat berbahagia
sewaktu kamu dapat mencintai seseorang
Lebih dari kamu mencintai diri kamu sendiri…

Akan tiba saatnya dimana kamu harus berhenti mencintai seseorang
Bukan karena orang itu berhenti mencintai kita
Atau karena ia tidak mempedulikan kita
Melainkan saat kita menyadari bahwa orang itu
Akan lebih berbahagia apabila kita melepasnya
Tetapi apabila kamu benar benar mencintai seseorang,
Jangan dengan mudah kita melepaskannya
Berjuanglah demi cintamu… Fight for your dream !
Itulah cinta yang sejati..
Bukannya seperti prinsip ” Easy come.. Easy go… ”

Lebih baik menunggu orang yang benar benar kamu inginkan
Daripada berjalan bersama orang ” yang tersedia ”
Lebih baik menunggu orang yang kamu cintai
Daripada orang yang berada di ” sekelilingmu ”

Lebih baik menunggu orang yang tepat
Karena hidup ini terlalu berharga dan terlalu singkat
Untuk dibuang dengan hanya ” seseorang ”
Atau untuk dibuang dengan orang yang tidak tepat

Kadang kala, orang yang kamu cintai
adalah orang yang paling menyakiti hatimu
Dan kadang kala teman yang membawamu di dalam pelukannya
Dan menangis bersamamu adalah cinta yang tidak kamu sadari

Ucapan yang keluar dari mulut seseorang
Dapat membangun orang lain, tetapi dapat juga menjatuhkannya
Bila bukan diucapkan pada orang, waktu, dan tempat yang benar
Ini jelas bukan sesuatu yang bijaksana

Ucapan yang keluar dari mulut seseorang
Dapat berupa kebenaran ataupun kebohongan untuk menutupi isi hati
Kita dapat mengatakan apa saja dengan mulut kita
Tetapi isi hati kita yang sebenarnya tidak akan dapat dipungkiri

Apabila kamu hendak mengatakan sesuatu..
Tataplah matamu di cermin dan lihatlah kepada matamu
Dari situ akan terpancar seluruh isi hatimu
Dan kebenaran akan dapat dilihat dari sana

Kamis, 07 Mei 2009

Menahan Amrah


Tak pernah kuliat keutamaan sempurna, kecuali melalui tabi'at

Tak pernah kuliat akal yang benar, kecuali yang berdasarkan adab
Tak pernah kuliat musuh-musuhku setelah aku meneliti mereka
Menjadi musuh yang lebih kejam bagi akal seseorang, selain tabiat pemarah.

Emosi jiwa tidak dapat dihilangkan apabila telah datang
Kecuali dengan berpindah dari satu posisi ke posisi yang lain.

Apabila seorang teman menginginkan amarahku
Dan membuat merah mataku diatas dahagaku
Kumaapkan kesalahannya dan kutahan emosiku
Karena takut, aku hidup tanpa kawanku.

Apabila harga diri mendorong engkau kepada amarah
Maka ingatlah akan kehinaan permintaan maap

Melunaklah wahai bulan yang benderang
jangan seperti angin yang meraung
Sesungguhnua sinarmu memenuhi wajahku,
wajahmu di dalam kegelapan kami begitu indahnya
Sedangkan angin itu telah berhembus melampaui batasnya,
menguncangkan rumah-rumah dan istana.

Jumat, 10 April 2009

Senyum

Ia berkata, langit mendung dan berkabut,
Aku berkata, tersenyumlah, biarlah kabut dan mendung itu ada dilangit .........

Ia berkata, masa muda telah berlalu,
Aku berkata, tersenyumlah,
Penyesalan takkan mengembalikan masa muda yang telah berlalu .....

Ia berkata, langit yang ada dalam jiwa mudaku,
Ia khianati janji - janjiku setelah kuberikan hatiku,
maka bagaimana sanggup aku tersenyum !
Aku berkata, tersenyumlah dan bergembiralah jika membandingkannya,
Engkau habiskan usia dengan derita.....

Ia berkata, perniagaan selalu dalam persaingan sengit,
Seperti musafir yang nyaris dibunuh dahaga,
Atau laksana wanita cantik berpenyakit paru membutuhkan darah,
Namun meludahkan darah setiap kali dahaga
Aku berkata, tersenyumlah, engkau tidak memberikan sakitnya,
Ataupun kesembuhannya, tapi jika kau tersenyum barangkali berguna....

Apakah orang lain berbuat dosa, engkau bermalam dalam ketakutan,
Seolah-olah engkau sendiri yang telah berbuat dosa?
Ia berkata, musuh ada disekitarku, mereka berteriak dengan keras,
Patutkah aku bergembira saat musuh dalam bentengku...?!
Aku berkata, tersenyumlah, mereka takkan menyakiti engkau,
Jika engkau lebih agung dan mulia......

Ia berkata, musim-musim sudah menampakkan tanda - tandanya,
Menyindir tentang pakaian dan darahku,
Sedang aku punya kewajiban kepada teman-teman,
Akan tetapi, tak satu Dirham ada ditanganku,
Aku berkata, tersenyumlah, cukuplah engkau masih hidup,
Dan engkau tidak diasingkan dari teman-teman......

Ia berkata, malam-malam menegukkan dengan empedu,
Aku berkata, tersenyumlah, walau engkau meneguk empedu,
Barangkali jika orang lain melihat engkau bernyanyi,
Akan mencampakkan penatnya dan ikut bersenandung,
Apakah engkau memperoleh Dirham dengan kejenuhan,
Atau apakah engkau akan merugi dengan senyuman..,.

Wahai sahabat tidak mengapa seandainya kedua bibirmu pecah dan wajahmu menjadi hancur,
Maka tertawalah, sesungguhnya cahaya-cahaya tertawa,
Dan kegelapan saling menampar,
karenanya kita menyukai bintang - bintang.....

Ia berkata, senyuman tidak membahagiakan apapun,
yang datang ke dunia dan pergi dengan terpaksa,
Aku berkata, tersenyumlah, selama antaramu dan kematian,masih tersisa satu jengkal,
sebab setelahnya engkau tidak akan tersenyum..........


( Ta'aruf Cinta )

Rabu, 01 April 2009

Teman Persaudaraan

Ketika dua orang memiliki jiwa, penampilan tidaklah penting. Topeng tidak dibutuhkan. Sejak pertama kamu bertemu, ada perasaan sama-sama tahu bahwa kamu telah menemukan sebuah persahabatan yang didasarkan pada kejujuran dan keterbukaan

Seorang teman persaudaraan mengenal sisi terbaik di dalam dirimu, menghargaimu dan melengkapi bagian terdalam dirimu yang tidak dapat diungkapkan dengan kata- kata, menghargai kemenanganmu dan ikut sedih dalam kegagalanmu. Teman yang seperti itu membuka pintu yang tidak pernah diketahui keberadaannya oleh jiwamu.

Ikatan special yang muncul diantara rasa persaudaraan menciptakan sebuah kebun rahasia yang aman bagi jiwamu untuk beristiraat, sebuah tempat persinggahan dimana kamu akan menemukan kenyamanan, dukungan dan penerimaan dirimu apa adanya.

Teman seperti itu menggambarkan apa yang kamu anggap sakral dan sayangi dan tanpa batas. Kamu mempercayai dia secara utuh dengan jiwamu. Kamu bebas menjadi apapun, bebas untuk bersantai, tertawa, terlihat bodoh, tidak senang atau menangisi ketakutan yang dalam tanpa khawatir diberi cap buruk.

Seorang teman yang memiliki jiwa persaudaraan melihat melalui banyak lapisan dirimu, kedalam inti jiwamu, selalu memahami dan selalu mencintai keseluruhan dirimu.

Sedikit teman yang bisa membuatmu nyaman berbicara dengan mereka sampai berjam-jam atau melepas sepatumu dan duduk bertelanjang kaki dengan mereka disebuah ayunan, bertukar pikiran dan perasaan tanpa kata-kata

Kamis, 19 Maret 2009

Disaat Daku Tua


Disaat daku tua, bukan lagi diriku yang dulu,
Maklumilah diriku, bersabarlah dalam menghadapiku.

Disaat daku menumpahkan kuah sayuran dibajuku,
Disaat daku tidak lagi mengingat cara mengikatkan tali sepatu,
Ingatlah saat-saat begaimana daku mengajarimu,membimbingmu untuk melakukannya.

Disaat saya dengan pikunnya mengulang terus menerus ucapan yang membosankanmu,
Bersabarlah mendengarku, jangan memotong ucapanku,
Dimasa kecilmu, daku harus mengulang dan mengulang terus sebuah cerita yang telah saya ceritakan ribuan kali hingga dirimu terbuai dalam mimpi.

Disaat saya membutuhkanmu untuk memandikanku,
Janganlah menyalahkanku.
Ingatlah dimasa kecilmu,bagaimana daku dengan berbagai cara membujukmu untuk mandi?

Disaat saya kebingungan menghadapi hal-hal baru dan teknologi modern,
Janganlah mentertawaiku.
Renungkanlah bagaimana daku dengan sabarnya menjawab setiap "mengapa" yang engkau ajukan disaat itu.

Disaat kedua kakiku terlalu lemah untuk berjalan,
Ulurkanlah tanganmu yang muda dan kuat memapahku,
bagaikan dimasa kecilmu daku menuntunmu melangkahkan kaki untuk belajar berjalan.

Disaat daku melupakan topik pembicaraan kita,
Berilah sedikit waktu padaku untuk mengingatnya.
Sebenarnya, topik pembicaraan bukanlah hal yang penting bagiku, asalkan engkau berada disisiku untuk mendengarkanku, daku telah bahagia.

Disaat engkau melihat diriku menua, janganlah bersedih,
Maklumilah diriku, dukunglah daku, bagaikan daku terhadapmu disaat engkau mulai belajar tentang kehidupan.


Dulu daku menuntunmu menapaki jalan kehidupan ini, kini temanilah daku hingga akhir jalan hidupku.
Berilah daku cinta kasih dan kesabaranmu, Daku akan menerimanya dengan senyuman penuh syukur.
Didalam senyumku ini, tertanam kasihku yang tak terhingga padamu.


( Aku dapatkan saat ikut training SELF ) Dengan membaca karya tersebut, membuat kita bisa memahami dan mengerti perjuangan dan pengorbanan apa yang sudah mereka lakukan untuk kita, sehingga bisa menjadi seperti sekarang.
Sekarang tugas kita yang berganti buat merawat dan menyayangi mereka. Semoga Allah memberikan rahmat dan karunia-Nya tuk kita semua.
Dan semoga dengan doa restu mereka aku bisa menapak masa depan meraih cita dan cinta, serta menjadi yang terbaik. Dan menjadi anak yang sholeh.




Minggu, 15 Maret 2009

It's Always Between You and God

( By Mother Theresa )

People are often unresonable, illogical and self-centered;
Forgive them anyway

If you are kind, people may accuse you of selfish, ulterior motives;
Be kind anyway

If you are successful,
you will win some false friends and some true friends
Succeed anyway

If you are honest and frank, people may cheat you;
Be honest and franks any way

What you spend years buliding, someone could destroy overnight;
Build anyway

If you find serenity and happiness, they may jealous;
Be happy anyway

Give the word your best anyway

You see, in the final analysis,
it's always between you and God;
It was never between you and them anyway

~~~~~~~~~~~
Selalu antara Engkau dan Tuhan

Orang kerap kali tak bernalar, tak logis dan egois
Biar begitu, ma'afkanlah mereka

Bila engkau baik, orang mungkin akan menuduhmu menyembunyikan motif egois;
Biar begitu, tetaplah bersikap baik

Bila engkau jujur dan berterus terang, orang mungkin akan menipumu;
Biar begitu, tetaplah jujur dan berterus terang

Bila engkau sukses, engkau akan mendapat teman-teman palsu dan teman-teman sejati;
Biar begitu, tetaplah meraih sukses

Apa yang engkau bangun selama bertahun-tahun, mungkin akan dihancurkan seseorang dalam semalam;
Biar begitu, tetaplah membangun

Bila engkau menemukan ketenangan dan kebahagiaan, orang mungkin akan iri hati dan dengki;
Biar begitu, tetaplah berbahagia dan temukan kedamaian hati

Kebaikan yang engkau lakukan hari ini, mungkin akan dilupakan orang keesokan harinya;
Biar begitu, tetaplah lakukan kebaikan

Berikanlah pada dunia milikmu yang terbaik. dan mungkin itu tak akan pernah cukup;
Biar begitu, tetaplah berikan pada dunia milikmu yang terbaik

Ketahuilah, pada akhirnya,
Sesungguhnya ini semua adalah engkau dan Tuhan
tidak pernah antara engkau dan mereka


Sedikit catatan :

Saya mengambilnya dari sebuah buku SELF, awal mengetahui kalimat-kalimat itu, saya membaca disebuah komik yang kusuka detectife conan, dimana saat itu ada seseorang yang berbuat kejahatan tapi ketika ia akan terjatuh ditolong oleh Ran dalam kondisi sakit. Setelah menolong Ran berpikir apa tindakannya salah telah menolong seseorang yang telah berbuat kejahatan. Shinichi yang tahu kegelisahan Ran bilang, " Perlukah alasan, aku tak tahu alasan manusia untuk saling membunuh, tapi untuk saling menolong, tak ada alaan yang logis bukan?" Berbuat kebaikkan adalah tugas kita sebagai sesama manusia, kalopun ia berbuat jahat, biar itu jadi tanggung jawab ia dengan Tuhan.
Terus terang, kalimat - kalimat tersebut tertanam dalam hati, dan selalu bisa menguatkan saya apabila saya ragu dalam berbuat atau menolong orang lain, apa yang akan saya lakukan tidak disalahgunakan olehnya. Sekalipun saya sudah berusaha berbuat baik ma ia dan ia membalas dengan kejahatan...tetap berusaha tuk memaafkan dan memakluminya...kalo kebanyakan mikir..kapan kita berbuat baiknya ya...(hehehehe...), ntar malah mikir yang saya lakukan ini dah baik pa belum ya...padahal bisa jadi baik menurut kita lum tentu baik bagi orang lain

Selasa, 03 Maret 2009

KETIKA ALLAH BERKATA TIDAK ....


Ya Allah, ambillah kesombongan dariku ...
"Tidak. Bukan AKU yang mengambil, tapi kau yang harus menyerahkannya!"


Ya Allah, berilah aku kesabaran ...
"Tidak. Kesabaran diperoleh dari ketabahan dalam menghadapi cobaan. AKU tidak memberikan kesabaran, engkau harus meraihnya sendiri!"


Ya Allah, berilah aku kebahagiaan ...
" Tidak. Aku memberi keberkahan dan hikmah, sedangkan kebahagiaan tergantung kepadamu sendiri!"


Ya Allah, jauhkanlah aku dari kesusahan ...
" Tidak. Penderitaan akan menjauhkanmu dari jerat duniawi dan mendekatkanmu padaKu!"


Ya Allah, beri aku segala hal yang menjadikan hidup ini nikmat ...
" Tidak. Aku beri kau akal dan kalbu serta Al-Qur'an, supaya kau dapat menikmati kehidupan!"

kisah

Seorang gadis kecil berlari-lari. Rambutnya terurai kusut masai. Ia menangisi jenazah ayahnya yang diusung menuju peristirahatnnya yang terakhir.
Menyaksikan iring-iringan jenazah lewat didepan rumahnya, Hasan Al Basri yang sedang duduk-duduk didepan pintu bangkit ikut bergabung dalam iring-iringan itu. Setelah pemakaman, dilihatnya gadis kecil itu memeluk makam ayahnya. "Ayahku, mengapa hari seperti ini singgah dalam umurmu?" ratap gadis kecil itu dengan pilu.
"Ayahku, malam ini engkau sendirian terbaring dalam kegelapan kubur tanpa lampu dan penghibur. Jika malam kemarin aku masih bisa menerangimu dengan lampu, tapi siapakah yang menerangimu malam ini, dan siapa pula yang menghiburmu?
Ayahku, malam kemarin aku masih bisa menggelar hamparan untuk tidurmu, tapi siapakah yang menghamparimu nanti malam? Jika malam kemarin aku bisa memijiti tangan dan kakimu, tetapi siapakah yang memijitimu sekarang? Jika malam kemarin akulah yang memberi minuman, siapakah yang memberi minuman untukmu nanti malam? Jika dahulu aku dapat membantumu menggulingkan tubuhmu yang renta, tetapi siapakah kini yang merawatmu? Ayahku, jika dahulu aku yang menyelimuti tubuhmy yang tersingkap, tetapi kini siapa yang menyelimutimu? Kemarin engkau masih bisa memanggilku dan aku menjawab untukmu, tetapi malam nanti siapakah yang engkau panggil dan siapa yang menyahutimu?
Ayahku
, jika kemarin engkau minta makan dan aku yang melayanimu, apakah nanti malam ada makanan untukmu dan siapakah yang melayanimu? "


Mendengar ratapan anak gadis itu, meleleh air mata Hasan Al Basri. Lalu didekatinya gadis kecil itu seraya berkata :
" Anakku, kau jangan mengucap begitu, tapi ucapkanlah :
Wahai ayahku
, engkau telah kukafani dengan sebungkus kafan, tetapi masihkah engkau mengenakan kafan itu besok? Aku telah meletakkan tubuhmu yang segar bugar dalam kubur, masih bugarkah engkau atau sudah digerogoti cacing?

" Ayahku, orang-orang alim mengatakan bahwa semua hamba besok akan ditanya tentang imannya. Diantara mereka ada yang bisa menjawab, tetapi ada yang cuma membisu. Adakah ayah nanti bisa menjawab atau hanya membisu?
Ayahku, orang alim berkata bahwa kuburan itu bisa dibuat menjadi luas atau sempit. bagaimana kuburan ayah, bertambah luaskah atau bertambah menyempit?
Ayahku, orang alim berkata bahwa kain kafan orang yang meninggal ada yang diganti dengan kain kafan dari surga dan ada pula yang dari neraka. Kain kafan darimana yang ayah gunakan sekarang?
Ayahku, orang alim berkata bahwa kuburan itu merupakan secuail taman dari taman di surga, tapi bisa juga merupakan sebuah lubang dari lubang neraka. Yang kupikirkan, bagaimana kuburan ayah sekarang? taman surga atau lubang neraka?
Ayahku, orang alim berkata berkata bahwa liang kubur bisa menghangati mayat dengan memeluknya seperti pelukan ibu terhadap anaknya, tetapi bisa juga merupakan lilitan erat yang meremukkan tulang-tulang si mayat.Bagaimana keadaan tubuh ayah sekarang, jangan-jangan ayah terhimpit lubang kubur.
Ayahku, orang alim berkata, orang yang dikebumikan itu ada yang banyak menyesal mengapa dahulu semasa hidupnya tak memperbanyak amalan bagus, pendurhaka dan banyak melakukan maksiat yang kutanyakan pada ayah, apakah engkau termasuk yang menyesali karena perbuatan maksiat atau menyesal karena sedikit melakukan amal kebagusan.

Ayahku, dahulu setiap aku memanggilmu tentu engkau menjawab, tetapi kini engkau kupanggil-panggil tak mau lagi menjawabku.

Engkau kini telah terpisah denganku dan tak bersua lagi sampai hari kiamat, semoga Allah tak menghalangi perjumpanku denganmu."

Mendengar nasihat Hasan Al Basri itu, gadis itu bangkit seraya berkata : " Betapa bagus nasihatmu itu, semoga ayahku termasuk kedalam golongan orang yang dikasihi Allah. " .. (Amien....).

BAHAN RENUNGAN KALBU ( Penghantar Mencapai Pencerahan Jiwa)

Jumat, 20 Februari 2009

Puisi dari Sahabat

Dalam blogku ini aku ingin sekali menampilkan beberapa puisi dari sahabat - sahabatku...
Sahabatku yang pertama membuat sebuah karya ditujukan untuk " WANITA "...sosok yang begitu mulia. Dari seorang wanita, sebuah generasi penerus hadir. Kebaikan dan kejahatan bisa tercipta dari seorang wanita...namun seorang wanita terkadang rela mengorbankan dirinya sendiri tuk kebahagiaan orang - orang yang disayangi, yang mungkin oleh sebagian lelaki, dikatakan sebuah tindakan yang bodoh.

Aku dan Nesia yang mewakili menerima sebuah hasil karya yang indah...

BUNGA

Engkau selalu menebarkan wewangian di setiap pagi hari
Warnamu yang indah dan juga bentukmu yang manis
Membuat aku tergoda dan selalu ingin memilikinya
Hai bungaku mengapa engkau layu?
Siapa yang tega menyakitimu sehingga engkau begini
Bunga aku selalu ingin menemanimu
Dikala kau sedih,susah,dan juga senang mu
Bunga bolehkah aku memetikmu.....
Dan kutanam kau di tamanku
Agar aku selalu bisa menjagamu
Dari serangan serangga yang jahat
Yang selalu membuat kamu layu
Dan bisa mmembuat kamu mati
Jujur mungkin jika tak ada kau
Pagiku pasti terasa hampa
Bunga engkaulah yang membuat hari-hari menjadi indah.

Pencipta : Verri Vazeriadi
Tgl : 14 November ‘08

Puisi yang kedua ini juga hasil karya dari sahabat ku...ada kegundahan di dalam hatinya, dan juga dialami di hati kita semua... " mencari dimana surga itu berada ".. sehingga mengalir begitu indah sebuah karya.

..........
kini kau pergi jauh
hingga tanganku tak mampu memelukmu
hingga kakiku tak mampu mengejarmu
hingga mataku tak mampu menatapmu
hingga teriak panggilku tak mampu kau dengar

ijinkan aku menangis ya
biarlah airmata ini jadi samudra
mengantarku berenang mencarimu

"tapi surga itu ada dilangit?"

( wahyu_nur@ymail.com )

Nesia..nama kamu udah kucantummin juga di blogku....


Ada 1 lagi puisi..karya sahabatku terbaikku...


T R A U M A

surakarta,15 September 2008 : 19.21 wib

by: Farid Abdillah

laksa gemintang terang
terpampang menari di ufuk fajar
jelas sambut sejuta rupa menggoda
tegar kelam selimut gundahku

terhampar pelangi bergayut langit
membumbung lengkung manis tak berujung
menawarkan jalan tuk menembus fajar
makin erat ragu mencengkeramku

indah tak kan lagi kutemukan
nyaman tak pernah kembali kurasa..
gemintang, pelangi, bahkan tenang lautan tak mampu menghadirkannya
Karena...kepahitan ku telan masih sangat nyata dipelupuk mata

Selasa, 17 Februari 2009


Cinta yang cepat timbul dan cepat lenyap, yaitu cinta yang didorong oleh kenikmatan


Cinta yang lama timbul dan cepat hilang, yaitu cinta yang didorong oleh kepentingan

Cinta yang cepat timbul dan lama hilang, yaitu cinta yang didorong oleh kebaikan

Cinta yang lama timbul dan lama lenyap, yaitu yang didorong oleh kenikmatan, kepentingan dan kebaikan

" Siapapun yang merenungkan luar biasanya keindahan dan ksempurnaan Tuhan akan mencintai dan merindukan-Nya.

Jika engkau ingin menyibak rahasia semua makhuk, sempurnakanlah jiwamu denngan mencintai keindahan wujud.

Jiwa laksana cermin, jika ia bening, ia memantulkan kepadamu keindahan segala yang tergambar didalamnya.

Dan jika engka menghilang keindahan bayangan yang mendekat kepadanya, engkau akan dapati keindahan dalam dirimu naik ke ufuk jiwa.

Jika engkau rasakan keindahan dalam dirimu dan engkau abaikan yang selain dirimu, engkau akan temukan dalam zatmu makna segala sesuatu nan menyatu

Senin, 16 Februari 2009

Karena Cinta



Cinta punya lima ribu sayap dan setiap sayap mencapai bumi melalui keluasaan semesta
Petapa yang pemalu lari dengan kaki, pecinta Tuhan terbang cepat melebihi sayap. Ia berpesan, semoga rahmat Tuhan membebaskan kau dari pejalan sesat ini! tak seorang kecuali elang raja menemukan jalan menuju Sang Raja

Karena cinta duri menjadi mawar

Karena cinta cuka menjelma anggur segar

Karena cinta pentungan jadi mahkota penawar

Karena cinta kemalangan menjelma keberuntungan

Karena cinta rumah penjara tampak bagaikan kedai mawar

Karena cinta tumpukan debu kelihatan kelihatansebagai taman

Karena cinta api yang berkobar-kobar jadi cahaya yang menyenangkan

Karena cinta setan berubah menjadi bidadari

Karena cinta batu yang keras menjadi lembut bagai mertega

Karena cinta duka menjadi riang gembira

Karena cinta hantu berubah menjadi malaikat

Karena cinta singa tak menakutkan seperti tikus

Karena cinta sakit jadi sehat

Karena cinta amarah berubah menjadi keramah-tamahan.

Sungguh cinta mempunyai kekuatan yang luar bisa merubah apapun, sesuatu yang buruk menjadi baik, sesuatu yang pahit jadi manis, sesuatu yang menyakitkan menjadi demikian indahnya, namun cinta pun sanggup meluluhlantakkan yang sudah demikian indahnya menjadi sebuah kehancuran, sesuatu yang sudah nampak baik menjadi jahat, yang sudah berbuah manis menjadi demikian pahitnya.... Semua kembali ke diri individu tuk memaknai sebuah cinta.

Minggu, 15 Februari 2009

KUPU KUPU ( Renungan tentang Kebahagiaan )



Suatu ketika, terdapat seorang pemuda di tepian telaga. Ia tampak termenung. Tatapan matanya kosong, menatap hamparan air di depannya. Seluruh penjuru mata angin telah di lewatinya, namun tak ada satupun titik yang membuatnya puas. Kekosongan makin senyap, sampai ada suara yang menyapanya. Ada orang lain disana.

"Sedang apa kau disini anak muda?" tanya seseorang. Rupanya ada seorang kakek tua. "Apa yang kau risaukan..?" Anak muda itu menoleh ke samping, "Aku lelah Pak Tua. Telah berkilo-kilo jarak yang kutempuh untuk mencari kebahagiaan, namun tak juga kutemukan rasa itu dalam diriku. Aku telah berlari melewati gunung dan lembah, tapi tak ada tanda kebahagiaan yang hadir dalam diriku. Kemana kah aku harus mencarinya? Bilakah kutemukan rasa itu?"

Kakek Tua duduk semakin dekat, mendengarkan dengan penuh perhatian. Di pandangnya wajah lelah di depannya. Lalu, ia mulai bicara, "di depan sana, ada sebuah taman. Jika kamu ingin jawaban dari pertanyaanmu, tangkaplah seekor kupu-kupu buatku. Mereka berpandangan. "Ya...tangkaplah seekor kupu-kupu buatku dengan tanganmu" sang Kakek mengulang kalimatnya lagi.

Perlahan pemuda itu bangkit. Langkahnya menuju satu arah, taman. Tak berapa lama, dijumpainya taman itu. Taman yang yang semarak dengan pohon dan bunga-bunga yang bermekaran. Tak heran, banyak kupu-kupu yang berterbangan disana. Sang kakek, melihat dari kejauhan, memperhatikan tingkah yang diperbuat pemuda yang sedang gelisah itu.

Anak muda itu mulai bergerak. Dengan mengendap-endap, ditujunya sebuah sasaran. Perlahan. Namun, Hap! sasaran itu luput. Di kejarnya kupu-kupu itu ke arah lain. Ia tak mau kehilangan buruan. Namun lagi-lagi. Hap!. Ia gagal. Ia mulai berlari tak beraturan. Diterjangnya sana-sini. Ditabraknya rerumputan dan tanaman untuk mendapatkan kupu-kupu itu. Diterobosnya semak dan perdu di sana. Gerakannya semakin liar. Adegan itu terus berlangsung, namun belum ada satu kupu-kupu yang dapat ditangkap. Sang pemuda mulai kelelahan. Nafasnya memburu, dadanya bergerak naik-turun dengan cepat. Sampai akhirnya ada teriakan, "Hentikan dulu anak muda. Istirahatlah." Tampak sang Kakek yang berjalan perlahan. Tapi lihatlah, ada sekumpulan kupu-kupu yang berterbangan di sisi kanan-kiri kakek itu. Mereka terbang berkeliling, sesekali hinggap di tubuh tua itu.

"Begitukah caramu mengejar kebahagiaan? Berlari dan menerjang? Menabrak-nabrak tak tentu arah, menerobos tanpa peduli apa yang kau rusak?" Sang Kakek menatap pemuda itu. "Nak, mencari kebahagiaan itu seperti menangkap kupu-kupu. Semakin kau terjang, semakin ia akan menghindar. Semakin kau buru, semakin pula ia pergi dari dirimu."

"Namun, tangkaplah kupu-kupu itu dalam hatimu. Karena kebahagiaan itu bukan benda yang dapat kau genggam, atau sesuatu yang dapat kau simpan. Carilah kebahagiaan itu dalam hatimu. Telusuri rasa itu dalam kalbumu. Ia tak akan lari kemana-mana. Bahkan, tanpa kau sadari kebahagiaan itu sering datang sendiri."

Kakek Tua itu mengangkat tangannya. Hap, tiba-tiba, tampak seekor kupu-kupu yang hinggap di ujung jari. Terlihat kepak-kepak sayap kupu-kupu itu, memancarkan keindahan ciptaan Tuhan. Pesonanya begitu mengagumkan, kelopak sayap yang mengalun perlahan, layaknya kebahagiaan yang hadir dalam hati. Warnanya begitu indah, seindah kebahagiaan bagi mereka yang mampu menyelaminya.


Moral
Mencari kebahagiaan adalah layaknya menangkap kupu-kupu. Sulit, bagi mereka yang terlalu bernafsu, namun mudah, bagi mereka yang tahu apa yang mereka cari. Kita mungkin dapat mencarinya dengan menerjang sana-sini, menabrak sana-sini, atau menerobos sana-sini untuk mendapatkannya. Kita dapat saja mengejarnya dengan berlari kencang, ke seluruh penjuru arah. Kita pun dapat meraihnya dengan bernafsu, seperti menangkap buruan yang dapat kita santap setelah mendapatkannya.

Namun kita belajar. Kita belajar bahwa kebahagiaan tak bisa di dapat dengan cara-cara seperti itu. Kita belajar bahwa bahagia bukanlah sesuatu yang dapat di genggam atau benda yang dapat disimpan. Bahagia adalah udara, dan kebahagiaan adalah aroma dari udara itu. Kita belajar bahwa bahagia itu memang ada dalam hati. Semakin kita mengejarnya, semakin pula kebahagiaan itu akan pergi dari kita. Semakin kita berusaha meraihnya, semakin pula kebahagiaan itu akan menjauh.

Cobalah temukan kebahagiaan itu dalam hatimu. Biarkanlah rasa itu menetap, dan abadi dalam hati kita. Temukanlah kebahagiaan itu dalam setiap langkah yang kita lakukan. Dalam bekerja, dalam belajar, dalam menjalani hidup kita. Dalam sedih, dalam gembira, dalam sunyi dan dalam riuh. Temukanlah bahagia itu, dengan perlahan, dalam tenang, dalam ketulusan hati kita.

Saya percaya, bahagia itu ada dimana-mana. Rasa itu ada di sekitar kita. Bahkan mungkin, bahagia itu "hinggap" di hati kita, namun kita tak pernah memperdulikannya. Mungkin juga, bahagia itu berterbangan di sekeliling kita, namun kita terlalu acuh untuk menikmatinya

Sabtu, 14 Februari 2009

Kebun Mawar Rahasia

Dalam lautan wujud yang berwarna perak


Batu-batu mutiara yang memikat

Tersucikan diatas pantai wicara


Dan karang-karang yang cantik membawa

Puisi-puisi dalam lengkungan-lengkungan


Mereka untuk menaburi pantai dengan keindahan

Setiap gelombang yang memecah


Dalam bunga-bunga putih yang menangkap

Seribu batu mutiara mulia yang merangkum dengung suara-suara aneh


Mutiara-mutiara pengabdian keriangan dan cinta


Tetapi meskipun seribu gelombang

Pada setiap saat muncul dan tenggelam


Menghamburkan batu mutiara dan kerang

Akan muncul lebih banyak lagi, tak satu tetes pun menghilang dari lautan wujud



(Mahmud Sabistari “ Golshan I Raz ( Kebun Mawar Rahasia)

Jumat, 13 Februari 2009

Nafsu

Nafsu tidak boleh dicela secara mutlak, akan tetapi nafsu yang berlebihan yang harus kita cela.

" Dan aku tidak membebaskan diriku (dari kesalahan) karena sesungguhnya nafsu itu selalu menyuruh kepada kejahatan, kecuali nafsu yang diberi rahmat oleh Tuhanku. Sesunggunya Tuhanku maha Pengampun lagi maha Penyayang (QS. Yusuf 53)

Ibnu Qayyim membagi syahwat menjadi 4 bagian besar

Pertama :
Syahwat kekuasaan yaitu dorongan berkuasa dalam diri seorang begitu kuat sampai tingkat dimana ia mulai menyerap sebagian dari sifat yang hanya layak dimiliki oleh Allah SWT seperti sombong, angkuh

Kedua :
Syahwat kesetanan berati bahwa ada dorongan yang kuat dalam diri seseorang untuk menyerupai setan dalam berbagai bentuk perilaku dasarnya, misalnya benci, iri, dengki, dendam dll

Ketiga
Syahwat binatang buas yaitu syahwat yang berasal dari nafsu amarah dan angkara murka seperti api yang cenderung membakar dan membumi hanguskan

Keempat
Syahwat bintang ternak yaitu syahwat yang berasal dari naluri binatang dalam diri manusia dan mendorongnya untuk memenuhi kebutuhan perut dan kemaluannya secara berlebihan.

Kebanyakan manusia banyak terjebak kepada syahwat yang keempat yakni syahwat bintang ternak. Sehingga lahirlah orang-orang yang tamak, kikir, dll

Dalam diri manusia, kebanyakan masih dipenuhi oleh 4 nafsu tersebut, masih banyak orang yang iri, tamak, sombong, haus akan kekuasaan. Karena manusia bukan makhluk yang sempurna. Kita sebagai manusia diuji dan diharapkan untuk bisa mengendalikan nafsu yang ada dalam diri kita ( tapi susah juga ya...) kadang melihat teman atau saudara kita lebih berhasil atau sukses kita susah merasa iri (rumput tetangga lebih hijau...dari rumput kita..hehehe..bener gak ya..istilah ini)...
Mo melanjutkan tapi bener-bener gak bisa konsentrasi...dah kehabisan kata-kata

5 sebab yang menjadikan hati bercahaya

Pertama,
Hati yang bersinar dengen kesedihan karena menyesal atau habisnya umur yang sia-sia, tanpa amal yang bermanfaat

Kedua
Hati akan bersinar dengan kesedihan karena menyesal atas maksiat yang telah dikerjakan, sehingga hati menjadi takut kalau hal itu akan menghalangi diri masuk surga Allah.

Ketiga
Hati akan bersinar dengan kesedihan karena menyesal atas tindakan menyiakan hukum Allah dengan mengambil hukum-hukum buatan manusia.

Keempat
Hati akan bersinar dengan kesedihan karena menyesal atas terhinanya kaum muslimin karena mereka telah dikuasai olehorang-orang kafir

Kelima
Hati akan bersinar dengan kesedihan karena menyesal atas perpecahan yang terjadi di tubuh para ulama datau da'i-da'i muslim karena egoisme para mereka yang hanya sibuk dengan urusan pribadi daripada memikirkan tujuan dakwah yang lebih utama

Kata - kata Bijak

" Jika anda tidak mampu menangkap hikmah, bukan karena hikmah itu tidak ada, namun semua itu diakbibatkan kelemahan daya ingat anda sendiri. Anda kemungkinan harus tahu bahwa raja pun memiliki rahasia yang tidak diketahui setiap orang. bagaimana mungkin anda dengan segala kelemahan anda, akan sanggup mengungkap seluruh hikmahnya ( Ibnu Al-Jauzi)

Cintailah siapa yang sudah menunjukkan bukti dan waspadalah kepada yang masih berjanji (Ustadz Didik Purwodarsono)

Sejarah ada catatan keajaiban. tapi cinta adalah rahasianya. Cinta adalah saat kegilaan jiwa. Begitu cinta merasuki jiwamu, kamu jadi gila. Begitu kamu gila, energimu berlipat-lipat, lalu membulat, mendidih bagai kawah yang siap meledak dan membajar semua yang ada disekelilingmu. Begitu energimu meledak keajaiban tercipta (Ustadz M.Anis)

Kalung Merpati "Thauq Al-Hamamah"


Cinta awalnya adalah permainan dan akhirnya adalah kesungguhan.
Ia tidak dapat dilukiskan tetapi harus dialami agar diketahui.

Agama tidak menolaknya dan syahriat pun tidak melarangnya, karena hati ditangan Tuhan. Dia yang membolak-balikkannya.

Cinta itu bermacam-macam, baik dalam bentuk dan ragamnya, maupun kekuatan dan kelemahannya.

Ada yang tertancap didalam sanubari dan ada yang hanya bertengger dipermukaan hati.
Kemudian ada yang bagaikan pohon, akarnya terhujam ke bawah dan dipucuknya banyak buah, tetapi ada juga yang seumur mawar, sekejab kemudian layu


Ibnu Hazm

Selasa, 10 Februari 2009

Masih Cinta ( Kotak )


Tik,.,tik,.,.tik
Waktu berdetik
Tak mungkin bisa ku hentikan
Maumu jadi mauku
Pahitpun itu ku tersenyum

Kamu tak tahu rasanya hatiku
Saat berhadapan kamu

Tik,.,tik,.,.tik,.,.
Air mataku
Biar terjatuh dalam hati
Mau ku tak penting lagi
Biar ku buat bahagiamu

Kamu tak tahu rasanya hatiku
Saat berhadapan kamu
Kamu tak bisa bayangkan rasanya
Jadi diriku, yang masih cinta

Kamu tak tahu hancurnya hatiku
Saat berhadapan kamu
Kamu tak bisa bayangkan rasanya
Jadi diriku, yang masih cinta

hmmm

Ketika iri hati dan dengki menyelinap di hatimu.
jangan kau biarkan berlanjut


Ketika engkau berprasangka buruk kepada seseorang,
jangan kau selidiki sampai terbukti

Dan ketika kau bimbang tak mendapat kebaikkan,
Maka berusahalah sehingga tercapai


Setiap ucapan adalah dzikir
Setiap pandangan adalah perhatian
Setiap diam adalah berpikir

Percaya

” Jangan boroskan waktumu untuk memikat hati orang yang memang tidak tertarik padamu, jika misalnya, seorang yang anda dambakan ternyata tidak menggubris anda, tenang saja, yakinlah dan katakan pada diri anda bahwa orang itu tidak tahu betapa ruginya ia menyepelekan anda”


” Setiap orang, betapapun kita mencintainya, betapapun kita merindukannya atau betapapun kita sulit merebut hatinya, dapat saja menjadi sumber kesulitan yang menjengkelkan”


“Diperlukan waktu bertahun-tahun hingga dua orang dapat saling percaya”


Saling percaya adalah perasaan yang selalu hidup.

Ia tumbuh…

dan merupakan sesuatu yang rapuh dan mudah pecah dan sukar diperbaiki


Jika kita mempercayai orang-orang yang melakukan hal-hal yang menyenangkan hati kita belaka, maka orang seperti itu tidak akan berhasil kita temukan…tak akan ada orang yang pantas menerima kepercayaan kita


Bila kita mempercayai setiap orang, kitalah yang bodoh.


Jika kita terlalu cepat percaya, kita termasuk orang yang takut penolakan orang lain.


Jika kepercayaan kita pada orang lain selalu berlebihan…kita sangat mudah dikhianati


Kalau kita terlalu lambat percaya kepada orang lain..kita tidak akan pernah mengetahui apa artinya cinta


Orang yang tidak mau mengakui turut bersalah, biasanya akan tersingkap bahwa orang-orang seperti ini tidak percaya diri dan lemah