Rabu, 08 Oktober 2014

Tulisan : Jalan Pertemuan


Apabila seseorang mau sedikit sabar.
Sedikit meluangkan waktu dalam diamnya.
Memikirkan tentang dirinya sendiri.
Berpikir mengenai hidup seperti apa yang ingin dia jalani kedepannya.
Mimpi seperti apa yang ingin di raih.
Masa tua seperti apa yang ingin dijalani.
Ketika proses mengenali diri sendiri itu telah selesai.
Maka ia akan mulai sadar, partner seperti apa yang sebenarnya ia butuhkan.

Maka yang namanya paras yang menawan, atau badan yang aduhai seksi/gagah.
Atau latar belakang almamater dan keluarga yang kaya atau miskin.
Bukan lagi menjadi persoalan.Ketika telah mengenal diri sendiri.
Seseorang tidaklah lagi mencari apa yang dia inginkan.
Namun, apa yang sebanarnya di butuhkan.
Hal paling mendasar yang akan membuatnya bertahan hidup di dunia ini hingga segala hal yang menjadi cita-citanya terwujudkan.

Seringnya, ketika orang telah mengenal diri sendiri serta kebutuhannya.
Partner itu  akan datang seiring perjalanannya.
Perjalananya menuju impiannya terutama.
Karena orang-orang yang memiliki impian yang sama akan bertemu pada jalan yang sama suatu ketika.
Pertemuan itulah yang menjadi kejutan.
Seseorang tidak perlu keluar dari jalan hidupnya sendiri untuk mencari partner dijalan lain.
Justru jalan itulah yang akan mempertemukannya.

Maka, tetap genggalah impianmu, berjalanlah terus ke arahnya.
Maka bukalah mata hati, kamu akan mendapati orang-orang yang memiliki impian sama denganmu, sedang berjalan.
Dan akan bertemu pada satu titik, sehingga kalian akan berjalan bersama untuk satu impian yang sama.
Jadikanlah impianmu sebagai pemicu pertemuan, bukan keinginanmu untuk mencari teman perjalanan dari awal.

Biarkanlah semua mengalir, karena pada akhirnya satu titik saja yang akan menjadi tujuan.

vera widyastuti

Tidak ada komentar:

Posting Komentar